Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Dispar Kabupaten Semarang Tutup Wisata di Zona Merah Covid-19

Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Semarang menutup sejumlah destinasi wisata yang  terletak di daerah menjadi wilayah zona merah penyebaran virus Co

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Kepala Dispar Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih. TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

Penulis: M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Semarang menutup sejumlah destinasi wisata yang  terletak di daerah menjadi wilayah zona merah penyebaran virus Corona (Covid-19). 

Kepala Dispar Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih mengatakan zona merah Covid-19 sekarang tersebar pada wilayah empat kecamatan meliputi Tuntang, Suruh, Pabelan, dan Bergas. 

"Total ada sekitar lima destinasi wisata yang kami tutup karena terletak pada daerah zona merah Covid-19 antara lain Saloka Theme Park, Goa Rong View, Replika Menara Eiffel, dan lainnya," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (27/5/2021) 

Menurut Dewi, penutupan objek wisata pada daerah zona merah tersebut tidak lain untuk mengurangi sekaligus mencegah penularan kasus Covid-19 dan menghindari munculnya klaster baru. 

Ia menambahkan, apabila dalam praktiknya terdapat destinasi wisata secara diam-diam membuka layanan jajaran terkait tidak akan segan memberikan sanksi dengan menutup langsung operasional wisata. 

"Kami akan tutup langsung jika ada yang tetap buka. Ini untuk mencegah adanya klaster baru karena sekarang kasus Corona sedang tinggi," katanya

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang Ani Rahardjo menyampaikan total kumulatif kasus warga terpapar virus Corona sejauh ini sebanyak 11.143 orang. 

Dia mengungkapkan, untuk warga berstatus suspek Corona berjumlah 25 orang dan sedang dalam perawatan serta menunggu hasil tes laboratorium. 

"Kemudian yang meninggal ada 424 orang, lalu yang masih menjalani isolasi mandiri ada sebanyak 289 orang. Kami mengimbau warga Kabupaten Semarang untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, karena pandemi belum selesai," ujarnya (ris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved