Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Imam Masjid Sragen Positif Corona, 9 Warga Sekitar Tertular: Jadi Klaster Baru

Klaster masjid kembali muncul di Kabupaten Sragen. Kini salah satu masjid di wilayah Sragen Wetan menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Tribun Bali
Ilustrasi Virus Corona 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Klaster masjid kembali muncul di Kabupaten Sragen.

Kini salah satu masjid di wilayah Sragen Wetan menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Setidaknya ada 10 orang yang telah terkonfirmasi Covid-19 dari sebanyak 60 orang yang telah di tracing dan dilakukan test swab PCR.

"Klaster masjid ini kita melakukan tracing sebanyak secara keseluruhan 60 orang dan yang positif 10 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Hargiyanto, Kamis (27/5/2021).

Hargiyanto menjelaskan awal mula dari klaster tersebut ketika imam di masjid dan salah satu warga di wilayah tersebut terkonfirmasi Covid-19.

Setelah dua orang ini terdeteksi pihaknya baru melakukan pengembangan ke keluarga, tetangga, hingga ketua RT di wilayah tersebut.

"Kita memang menyebutkan klaster kegiatan masjid, karena kasus lebih dari dua orang. Setelah dua orang itu kita lakukan pengembangan. Dan ini bisa dikembangkan lagi," lanjut Hargi.

Hargi melanjutkan delapan orang selain imam dan satu warga lainnya ini, baru keluar hasil swab PCR nya dua hari lalu.

Mereka melakukan isolasi di Technopark karena tanpa gejala.

Hargi sendiri belum mengecek ke lokasi masjid tersebut, namun pihak pemerintah di kelurahan Sragen Wetan telah melakukan penyemprotan disinfektan di masjid tersebut.

"Delapan orang ini baru dua hari yang lalu positif. Mereka isolasi di Gedung Technopark karena tanpa gejala. Saya sendiri belum sempat cek langsung ke masjid," katanya.

Kepada wartawan Hargi menitip pesan untuk masyarakat Kabupaten Sragen agar tetap terapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Mulai kenakan masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan kurangi mobilitas.

Dirinya juga mengingatkan kepada mereka yang sudah divaksin agar tiga melanggar Prokes.

Dia menegaskan meskipun sudah tervaksin Covid-19, seseorang masih bisa terpapar Covid-19.

"Yang sudah divaksin pun tidak menjamin tidak terpapar Covid-19, sehingga kami himbau tetap patuhi protokol kesehatan," tandasnya.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved