Breaking News:

Unsoed Purwokerto

Program Doktor Ilmu Pertanian Unsoed Purwokerto Luluskan Doktor Ke-6

Pada kesempatan tersebutpromovendus, Wasito (NIM A3A015005)secara resmi menyandang gelar doktor dari Fakultas Pertanian Unsoed

Program Doktor Ilmu Pertanian Unsoed Purwokerto Luluskan Doktor Ke-6
IST
Ujian Terbuka Program Doktor Ilmu Pertanian Unsoed Purwokerto secara hybrid

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Kamis (20/5/202) di Gedung Pascasarjana Lt. 2, Program Doktor Ilmu Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)  melaksanakan ujian terbuka promosi doktor yang ke-6 secara hibrid (luring & daring).

Promovendus adalah Wasito, staf pengajar Akademi Pertanian HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) Banyumas.

Ujian terbuka ini dihadiri oleh undangan terbatas yaitu promovendus Wasito, para kolega dari Akademi Pertanian HKTI Banyumas yaitu Direktur dan Wakil Direktur Bidang Akademik, keluarga dan rekan seangkatan.

Ujian terbuka secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan secara daring melalui media zoom meeting.

Pada kesempatan tersebut, promovendus Wasito (NIM A3A015005) secara resmi menyandang gelar doktor dari Fakultas Pertanian Unsoed setelah berhasil mempertahankan disertasinya pada ujian terbuka di hadapan 8 orang penguji internal dan 1 penguji external.

Ujian terbuka promosi doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. Ir. Anisur Rosyad, M.S. dan Tim Promotor yang terdiri atas Prof. Ir. Totok Agung DH., M.P., Ph.D., Dr. Ir. Ismangil, M.S., dan Ahadiyat Yugi R., S.P., M. Si., D.Tech.Sc.

Hadir pula dalam sidang, Koordinator Prodi Doktor Ilmu Pertanian, Dr. Ir. Saparso, M.P. Adapun Tim Penguji ujian terbuka terdiri atas penguji internal yaitu Prof. Dr. Rifda Naufalin, SP., M.Si. (wakil guru besar)dan Dr. Ir. Anung Slamet Dwi Purwantono, M.S.,serta penguji eksternal, yaitu Prof. Dr. Ir. Rudi Priyadi, M.S. dari Universitas Siliwangi. Tim penelaah terdiri atas Dr. Ir. Ponendi Hidayat, M.P., Prof. Dr. Ir. Sakhidin, M.P., dan Ir. Kharisun, Ph.D.

Promovendus Wasito yang menyusun disertasi berjudul “Respon Fisiologi Dan Karakter Agronomi Kacang Hijau Pada Kondisi Cekaman Kekeringan” dinyatakan lulus dengan IPK 3,89 dan predikat sangat memuaskan.

Penyusunan disertasi dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya produktivitas kacang hijau sebagai salah satu sumber protein nabati, dikarenakan sistem tanam yang belum efisien.

Dr. Wasito, MP. lulusan ke-6 Program Doktor Ilmu Pertanian Unsoed Purwokerto
Dr. Wasito, MP. lulusan ke-6 Program Doktor Ilmu Pertanian Unsoed Purwokerto (Istimewa)

Kacang hijau biasanya ditanam pada musim tanam 3 setelah budidaya padi di musim tanam 1 dan 2.

Yang mana pada Musim tanam 3 kondisi klimatologi sedang memasuki musim kemarau.

Sehingga perlu dilakukan seleksi varietas kacang hijau yang tahan terhdap cekaman kekeringan dan dikaji respon fisiologisnya terhadap kondisi ketersediaan air pada tiap fase pertumbuhannya.

Percobaan dilaksanakan 3 kali yaitu memilih varietas toleran kekeringan, mengkondisikan kapasitas pengairan pada berbagai level dan uji multi lokasi varietas kacang hijau dari penelitian sebelumnya yang dianggap paling toleran kekeringan apakah hasil produksinya stabil.

Dr. Wasito juga telah melakukan publikasi international sebagai salah satu syarat kelulusan berupa artikel ilmiah dengan judul Assesment of Ground Water Condition and Response Physiology of Mung Bean Plant During Stopping of Water yang terbit pada International Journal of Agricultural and Environmental Research tahun 2020.

Hasil penelitian Dr. Wasito tersebut diharapkan menjadi referensi bagi petani dalam melakukan budidaya kacang hijau yang efisien pada kondisi ketersediaan air yang minim, berguna bagi masyarakat dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved