Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Disdukcapil Targetkan 30 Desa di Kabupaten Semarang Tahun Ini Dapat Layani Adminduk

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Semarang menargetkan sebanyak 30 desa pada tahun ini dapat memberikan pelayanan.

Tayang:
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/Daniel Ari Purnomo
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Semarang, Rudi Susanto memperlihatkan contoh surat keterangan (Suket) sementara pengganti e-KTP di ruang kerjanya, kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Semarang, Kamis (6/10/2016). 

Penulis: M Nafiul Haris 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Semarang menargetkan sebanyak 30 desa pada tahun ini dapat memberikan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk). 

Kepala Disdukcapil Kabupaten Semarang Rudi Susanto mengatakan guna mendorong capaian tersebut jajarannya terus mengembangkan inovasi Aplikasi Desa Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (Desa GISA) bisa diakses warga di seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Semarang. 

"Sebagai target jangka pendek, tahun ini kami targetkan Desa GISA bisa dinikmati di 30 desa/kelurahan. Kemudian tahun depan, bisa menjangkau 208 desa dan 27 kelurahan," terangnya kepada tribunjateng.com, Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Harga Emas Antam di Semarang Hari ini Jumat 28 Mei, Berikut Daftar Lengkapnya

Baca juga: Chord Kunci Gitar Lantas Juicy Luicy

Baca juga: Pria yang Ancam Kurir Pakai Pedang Tahan Tangis saat Minta Maaf, Sebut Tak Punya Nyali Melukai Orang

Menurutnya, beberapa layanan kependudukan yang bisa diakses masyarakat melalui Aplikasi Desa GISA, meliputi penerbitan akte kelahiran, akte kematian, kartu keluarga (KK) yang hilang atau rusak. 

Kemudian pengajuan cetak KTP elektronik, kartu identitas anak (KIA), dan perubahan data kependudukan bagi warga yang pindah datang ke Bumi Serasi.

"Inovasi layanan Desa GISA diharapkan mendekatkan layanan ke masyarakat juga diwujudkan dalam rangka upaya memutus jaringan calo yang menawarkan jasa mengurus administrasi kependudukan," katanya.

Dia menyatakan, apabila program inovasi tersebut sukses diharapkan pada tahun 2023 seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Semarang dapat memberikan layanan adminduk.

Baca juga: Pria yang Ancam Kurir Pakai Pedang Tahan Tangis saat Minta Maaf, Sebut Tak Punya Nyali Melukai Orang

Baca juga: Kemungkinan Duet Prabowo-Puan di Pilpres 2024 Mendatang, Pengamat: Ibarat 2 Sejoli CLBK

Baca juga: Chord Kunci Gitar Salahkah Kita Robin Hood Asmirandah

Sehingga, lanjutnya tidak ada lagi alasan jarak jauh, kemudian masyarakat malas atau enggan mengurus administrasi kependudukan. Karena dengan datang ke desa atau kelurahansemua sudah dapat dilayani. 

"Kami juga bekerja sama dengan PT Pos Indonesia, setiap hari ada petugas untuk mengambil dan mengantar dokumen kependudukan milik pemohon yang sudah jadi. Semua sudah tepat nama dan alamatnya, sehingga dokumen bisa diterima sesuai jadwal ke pemohon,” ujarnya (ris) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved