Breaking News:

Berita Kudus

‎Tingkatkan Kesadaran Prokes, Pemerintah Desa di Kudus Pasang Spanduk Hingga Gandeng Tokoh Agama

‎‎Tingginya kasus di sana juga membuatnya melakukan pembatasan akses masuk di lingkungan RT yang banyak terkonfirmasi positif Covid-19

Istimewa
Spanduk yang terpasang di Jalan Desa Jepang untuk mengingatkan warga masyarakat terhadap protokol kesehatan, Jumat (28/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Desa (Pemdes) Jepang, Kecamatan Mejobo memasang spanduk berukuran besar berwarna oranye agar masyarakat patuh dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes).

'Anda memasuki zona orange Covid-19 tingkatkan kewaspadaan dan terapkan 5M' bunyi span‎duk itu.

‎‎Tingginya kasus di sana juga membuatnya melakukan pembatasan akses masuk di lingkungan RT yang banyak terkonfirmasi positif Covid-19.

‎Satu di antaranya berada di dua lingkungan RT yakni RT 2 RW 9 dan RT 2 RW 11 untuk mencegah penularan Covid-19.

Kepala Desa Jepang, Indarto menyampaikan, kasus positif Covid-19 yang masih aktif di desanya saat ini terdapat 40 kasus.

"10 orang dirawat di rumah sakit, sedangkan 30 orang lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah," ujar dia.

Banyaknya kasus yang terkonfirmasi positif itu berdasarkan hasil traking yang dilakukan setelah satu warga masuk rumah sakit.

Setelah diperiksa kesehatannya, ternyata yang bersangkutan positif corona sehingga dilakukan skrining yang kontak erat.

"Hasilnya ada satu keluarga itu yang terdiri dari sembilan orang kena semua. Sehingga kini mereka isolasi mandiri," ujar dia.

Menurutnya, keluarga yang juga memiliki toko di rumahnya itu diminta untuk tidak membuka lebih dulu.

Halaman
123
Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved