Breaking News:

Digitalisasi Jadi Konsen Kepengurusan ILWA Kedepan, Wisnu: Kita Gandeng Milenial Jadi Pengurus 

Indonesian Lightwood Association (ILWA) selenggarakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Hotel Best Western Solo Baru, Sabtu (29/5/2021). 

Muhammad Sholekan
Setyo Wisnu Broto 

Penulis: Muhammad Sholekan 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Indonesian Lightwood Association (ILWA) selenggarakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Hotel Best Western Solo Baru, Sabtu (29/5/2021). 

Asosiasi dengan ratusan anggota yang bergerak pada ekspor kayu ringan tersebut, mestinya melaksanakan pemilihan pada Mei 2020 namun karena pandemi pandemi akhirnya tertunda. 

Ketua terpilih, Setyo Wisnu Broto menyampaikan ke depan ILWA akan banyak diisi oleh milenial atau generasi kedua orang tua mereka. 

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Sekjen ILWA itu menjelaskan, ke depan ILWA akan mengalami transformasi ke digital dengan berbasis big data. 

"Kita harus mengikuti arah perubahan revolusi digital. Yang tidak berubah akan terkena disrupsi, sehingga terpental dari persaingan global yang sangat keras," ungkapnya di sela kegiatan. 

Maka, lanjut Wisnu, ILWA bersama tim milenial akan melakukan transformasi organisasi menuju ke arah digital. 

"Semua basis data akan didigitalisasi baik dari hulu atau upstream sampai pasar atau downstream," jelasnya. 

Menurut Wisnu, pengaplikasian digitalisasi itu yakni semua data dan sistem komunikasi akan memakai sistem digital. 

"Jadi agar cepat, akurat, dan punya daya saing yang kuat. Kita tidak lagi memakai fleyer atau semacam katalog, namun sudah kita sediakan semua di market place," ungkapnya. 

Menurutnya, dalam waktu dekat ILWA akan melakukan kerja sama dengan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universita Sebelas Maret (UNS) untuk pengembangan teknologi. 

"Kita juga akan lakukan kerja sama terkait pengembangan teknologi penanaman kayu. Hal itu untuk meningkatkan daya saing anggota ILWA di pasar global," tuturnya. 

Sementara, Ketua Senat Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta Hastanto menyampaikan, adanya kerja sama dengan kampus akan memiliki peluang adanya riset dan temuan baru. 

"Akan ada inovasi-inovasi di bidang kehutanan. Tentu, juga keterkaitan antara keberlanjutan soal penanaman," jelansya. 

Salain itu, Hastanto menuturkan pada bidang bisnis juga menjadi konsen kerjasama yang sudah dilakukan Instiper dan ILWA. (*)

Baca juga: Tanggapi Video Viral Desa Nelayan Bendar, Wakil Ketua Kadin Pati Sampaikan Kondisi Sebenarnya

Baca juga: BREAKING NEWS : Hujan Es Guyur Kota Semarang, Sebesar Kerikil dan Berbentuk Kristal

Baca juga: Video BPBD Karanganyar Bantu Kebumikan Jenazah Warga

Baca juga: Temui Sandiaga Uno, Raffi Ahmad Naik Helikopter, Alasannya Agar Tidak Telat

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved