Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita PGN

PGN Cepat Tanggap Atasi Gangguan di Puspowarno Semarang

PGN lekas bertindak dalam mengatasi pipa gas Tekanan Rendah ukuran 20 mm yang rusak di Jalan Puspowarno Semarang agar safety terjaga

Istimewa
Pipa PGN 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- PGN lekas bertindak dalam mengatasi pipa gas Tekanan Rendah ukuran 20 mm yang rusak di Jalan Puspowarno Semarang agar safety terjaga dan pelayanan pelanggan aman.

Area Head PGN Semarang Mochammad Arif menanggapi pemberitaan kejadian yang diterbitkan pada Jumat (28/05).

Ia menyatakan bahwa setelah tim teknis PGN Solution datang pada pukul 19.20 dan menghentikan aliran gas dengan prosedur squeze off, maka pada Kamis malam itu juga (27/05) pukul 19.28 selesai dilaksanakan proses penyambungan pipa dan pengecekan akhir, sehingga gas dapat dialirkan kembali untuk melayani pelanggan PGN.

Kerusakan pipa gas yang menyebabkan kebocoran terjadi pada Kamis (27/05) dilaporkan kepada PGN pada pukul 18.52, terjadi pada jaringan pipa PE gas Rumah Tangga Tekanan Rendah ukuran 20 mm di lokasi Jl. Puspo Warno Raya No. 33 Semarang Barat.

Hasil evaluasi menyebutkan, kejadian ini disebabkan oleh perubahan posisi pipa menjadi lebih dangkal dari permukaan.

Sebelumnya diberitakan warga Salamanmloyo, Semarang Barat, Kota Semarang sedikit khawatir dengan munculnya semburan gas dari sebuah pipa di tepi Jalan Puspowarno pada Kamis (27/5/2021) malam.

Hal itu pertama kali diketahui oleh Norman (48), pemilik warung makan Prapatan (Bakso Ikan dan Sop Balungan).

Semburan itu berada tepat di depan warung miliknya.

“Saya mencium aroma gas,  setelah itu saya ambil karung goni dibasahi dan mencari letak tepatnya,” ujarnya kepada Tribunjateng.com.

Norman langsung menghubungi Ketua RT setempat.

Tak lama kemudian, para relawan dan Polisi mendatangi lokasi itu.

Mereka mengantisipasi agar tak sampai terkena percikan sehingga dapat menimbulkan api.

Kapolsek Semarang Barat Kompol Dina Novita Sari yang juga datang ke lokasi mengatakan bahwa pihaknya langsung menghubungi Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai pihak yang bertanggung jawab.

“Pipa itu seharusnya berada di bawah aspal, namun ini kemungkinan karena tergerus oleh air ditambah lalu lalang kendaraan sehingga muncul ke permukaan jalan dan robek sehingga mengalami kebocoran,” ujarnya kepada Tribunjateng.com.

Petugas dari PGN akhirnya tiba di lokasi dan segera memperbaiki kerusakan itu.

Proses perbaikan diawasi oleh polisi dan warga setempat.

Seorang pegawai Operasi Maintenance dari PGN, Muhammad Hasan, mengatakan bahwa pipa itu mengalami kebocoran diduga karena jaraknya terlalu dekat dengan permukaan jalan sehingga rawan terinjak oleh kendaraan.

“Saya yang perbaiki dengan disambung kembali dan besok akan kami semen agar kembali tertutup,” ujar Muhammad Hasan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved