Breaking News:

Berita Purbalingga

Jalan Panjang Pembangunan Bandara JB Soedirman, Sebuah Perjuangan Para Bupati Purbalingga

Mimpi kelam pesawat tempur dan bomber membuat waswas, kini berubah menjadi bising pesawat komersial.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: sujarwo
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning bersama Dirut Citilink, Juliandra saat menghadiri Proving Flight pesawat ATR 72-600 di Bandara Jenderal Besar Seodirman, Purbalingga, pada Kamis (1/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Mimpi kelam pesawat tempur dan bomber membuat waswas, kini berubah menjadi bising pesawat komersial hilir mudik mengangkut penumpang dari penjuru negeri. 

Salah satu tongg

Maskapai penerbangan Citilink melakukan Proving Flight pesawat ATR 72-600 di Bandara Jenderal Besar Seodirman, Purbalingga, pada Kamis (1/4/2021).
Maskapai penerbangan Citilink melakukan Proving Flight pesawat ATR 72-600 di Bandara Jenderal Besar Seodirman, Purbalingga, pada Kamis (1/4/2021). (Tribun Jateng/Permata Putra Sejati)

ak sejarah penting pembangunan Bandara Jenderal Soedirman adalah penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), pada Jumat (17/11/2021) di Jakarta. 

Kala itu MoU ditandatangani oleh Bupati Purbalingga, Tasdi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin, Asisten Logistik KSAU Marsekal Muda TNI, Yadi Husyadi, dan Direktur Utama Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia ( LPPNPI)/Airnav Indonesia, Novie Riyanto.

Penandatanganan nota kesepahaman menjadi dasar pelaksanaan pembangunan bandara komersial JBS yang berada di Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga.

Sebelum dikenal sebagai Pangkalan Udara (Lanud) JBS, semula dikenal dengan Lanud Wirasaba. 

Lanud Wirasaba merupakan pangkalan udara militer tipe C yang dioperasikan oleh TNI Angkatan Udara.

Penandatangan MoU antara Pemkab Purbalingga dengan berbagai pihak menjadi catatan sejarah penting dimulainya pembangunan bandara Jenderal Besar Soedirman menjadi bandara komersial. 

Selanjutnya, PT Angkasa Pura II menjadi operator mulai merealisasikan pembangunan fisik dengan finalisasi Detail Engineering Design (DED) dan pada pertengahan Desember 2017 dilakukan groundbreaking. 

Namun perlu diketahui, terciptanya Bandara Jenderal Besar Soedirman tidak terlepas dari campur tangan para bupati Purbalingga dari masa ke masa. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved