Breaking News:

Kredit Perbankan Per April Masih Minus

pertumbuhan kredit perbankan hingga April 2021 masih terkontraksi sebesar minus 2,28 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu

Editor: Vito
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit perbankan hingga April 2021 masih terkontraksi sebesar minus 2,28 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu (year on year/yoy).

Meski demikian, Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK, Anto Prabowo mengatakan, kredit konsumsi mulai tumbuh positif 0,31 persen yoy.

"Sejalan dengan meningkatnya proporsi pengeluaran konsumsi, terutama didorong oleh KPR sebagai hasil dari kebijakan stimulus pemerintah, OJK, dan BI dalam penyaluran KPR," ujarnya, melalui keterangan resmi, Minggu (30/5).

Sementara, kredit sektor pariwisata juga tercatat tumbuh sebesar 5,99 persen ditopang kenaikan kredit pada restoran atau rumah makan 10,53 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month to month/mtm), dan angkatan laut domestik 1,24 persen secara yoy.

Anto menuturkan, secara tahun berjalan (year to date/ytd), pertumbuhan kredit masih positif, terutama didorong oleh penyaluran kredit dari bank BUMN dan BPD.

"Selain itu, kredit UMKM juga mulai menunjukkan perbaikan. Dari tren ini, pertumbuhan kredit kuartal I/2021 lebih baik dari 2020, sehingga masih terdapat ruang untuk pertumbuhan," jelasnya.

Dia menambahkan, masih terbukanya ruang pertumbuhan kredit didukung dengan suku bunga kredit yang terus turun.

"Hingga April suku bunga kredit modal kerja turun menjadi 9,08 persen, bunga kredit konsumsi menjadi 10,87 persen, dan suku bunga kredit investasi di posisi 8,68 persen," paparnya. (Tribunnews/Yanuar R Yovanda)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved