Breaking News:

Berita Kudus

Lonjakan Covid-19 di Kudus, TNI/Polri Kawal Pengetatan Kegiatan Masyarakat

Jumlah pasien positif  Covid-19 di Kabupaten pada Sabtu, (29/5/2021) hingga pukul 21.00 mencapai 1.190.

TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN
Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma dan Dandim 0722 Kudus Letkol Kav Indarto saat memberikan keterangan kepada Tribun Jateng, Minggu, (30/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Jumlah pasien positif  Covid-19 di Kabupaten pada Sabtu, (29/5/2021) hingga pukul 21.00 mencapai 1.190. Sementara untuk pasien sembuh jumlahnya lebih banyak lagi, yakni 5.580. Sedangkan pasien yang meninggal mencapai 610 orang.

Menghadapi lonjakan pasien Covid-19 yang terjadi pasca lebaran ini, Bupati Kudus HM  Hartopo mengatakan telah melakukan banyak upaya untuk menangani pasien yang sudah terjangkit corona dan sudah melakukan antisipasi agar tidak terjad lonjakan lagi.

Pihaknya melakukan penyekatan di daerah perbatasan. Masyarakat dari luar daerah yang mau ke Kudus untuk urusan tidak mendesak disuruh putar balik. Hal yang sama juga diterapkan kepada wisatawan yang berkunjung ke Kota Kretek tersebut.

Selain itu, Hartopo juga sudah meminta restoran, rumah makan, kafe untuk hanya memberikan layanan pesan dan dibawa pulang. Tidak boleh dimakan di tempat. 

Acara-acara yang melibatkan banyak orang, kata dia, seperti hajatan tetap diperbolehkan asal tidak boleh makan di tempat dan jumlah tamu undangan dibatasi.

Ia juga meminta semua pihak untuk memaksimalkan jogo tonggo.

Kapolres Kudus Aditya Surya Dharma mengatakan upaya menangani Covid-19 di Kudus ikatannya sekarang tidak lagi antarinstansi, tapi sudah sama-sama Tim Satgas Covid-19 Kudus.

"Kita ambil beberapa langkah salah satunya pengetatan kegiatan masyarakat," katanya, Minggu, (30/5/2021).

Menurut Aditya, kegiatan yang perlu diperketat seperti hajatan. Dia mengimbau kepada masyarakat agar menahan dulu untuk menyelenggarakan hajatan. Tapi kalau tidak bisa menahan, bisa menyelenggarakan dengan prokes, yakni tidak boleh makan di tempat acara.

Aditya juga menambahkan pihaknya juga akan mengontrol secara berkala dan periodik pelaksanaan surat edaran terkait tempat-tempat makan dilarang memberikan layanan makan di tempat. 

Halaman
123
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved