Breaking News:

Berita Semarang

Pemkot Semarang Sudah Tanam 10 Ribu Lebih Pohon, Setiap Kawasan Ditanam Jenis Berbeda

Pemerintah Kota Semarang telah menanam lebih dari 10 ribu pohon pada 2021 ini.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Bahu Jalan Imam Bonjol penuh dengan pepohonan. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang telah menanam lebih dari 10 ribu pohon pada 2021 ini. Penanaman pohon ini merupakan satu diantara sejumlah program Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dalam rangka membuat ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini sejuk dan asri.

Program penghijauan dilaksanakan oleh beberapa instansi yakni Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang.

Kepala Bidang Pertanaman dan Pemakaman Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati mengatakan, Perkim lebih fokus menanam tanaman hias, kecil, dan tanaman besar di bahu dan median jalan.

Disperkim memiliki konsep setiap kawasan ditanam dengan pohon yang berbeda agar masing-masing memiliki citra yang berbeda. Pihaknya juga mencoba melakukan peremajaan tanaman di beberapa wilayah. Pihaknya memilih jenis tanaman yang akarnya tidak membuat saluran atau wilayah sekitar rusak.

"Misal, di daerah Abdulrahman Saleh dan Untung Suropati sudah ditanami mahoni. Kemudian, Jalan Siliwangi dan Pamularsih juga ditanami serupa. Bulan ini dan bulan depan kami mulai tanam di sepanjang Yos Sudarso. Kami coba pule dan trembesi menyesuaikan kondisi wilayah dimaba disana airnya asin," terang Pipie, sapaannya, Minggu (30/5/2021).

Pipie melanjutkan, Disperkim menargetkan 10 ribu pohon pada 2021 target tersebut saat ini sudah tercapai. Namun demikian, pihaknya masih terus melakukan penanaman dengan menggandeng pihak ketiga untuk turut serta menghijaukan Kota Semarang.

Tak hanya di bahu dan median jalan, Pemkot juga mulai merambah kawasan pusat pendidikan untuk dilakukan penghijauan.

"Di pusat-pusat pendidikan, kami coba tanam mahoni, tabebuya. Misal kawasan Unika apa, pleburan apa. Kami coba kelompokan tanaman-tanamannya. Kami pakai buis beton untuk tanaman yang besar," terangnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga DPU Kota Semarang, Suriyaty menambahkan, DPU juga melakukan penghijauan. Pihaknya fokus penghijauan di trotoar yang masih terlihat gersang.

"Kami menanam di depan Museuk Mandala. Disana terlihat gersang jadi kami tanami. Iman Bonjol juga kami tanami," sebut Atik, sapaannya.

Dalam melakukan penanaman pohon, lanjut Atik, DPU mengutamakan di trotoar yang sudah dibangun. Sehingga, trotoar yang sudah dibangun akan sejuk serta tertatat dengan berbagai ornamen street furniture.

"Kami membangun trotoarnya baru dipercantik dan ditanami. Kami sinergi dnegan pemilik bangunan sekitarnya agar tidak menutupi bangunan," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved