Breaking News:

Gandeng Perguruan Tinggi Jadi Langkah Tingkatkan SDM dan Atasi Kemiskinan di Blora

Satu di antara cara yang sedang diracik Bupati Blora Arief Rohman untuk menanggulanginya dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Istimewa
Usai penandatanganan kesepekatan bersama antara Pemkab Blora dengan IAIN Pekalongan. 

Penulis: Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Kemiskinan di Kabupaten Blora masih tergolong tinggi.

Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Blora pada 2020 angka kemiskinan mengalami peningkatan.

Satu di antara cara yang sedang diracik Bupati Blora Arief Rohman untuk menanggulanginya dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Beberapa perguruan tinggi telah diajak kerja sama dan meneken kesepakatan bersama. Mulai dari UIN Walisongo Semarang, UT Semarang, dan PEM Akamigas Cepu. Kata Arief, beberapa lembaga tersebut siap untuk turut serta meningkatkan SDM di Blora.

Terakhir, kerja sama terjalin antara Pemkab Blora dan IAIN Pekalongan pada Senin (31/5/2021). Penandatangan kesepakatan bersama tersebut dilakukan oleh Arief dan Rektor IAIN Pekalongan, Zaenal Mustakim.

"Beliau (Zaenal Mustakim) ini putra daerah asli Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo. Jadi ini pulang kampung sekaligus pengen membantu kita membangun Blora, Sesarengan Bangun Blora. Berawal dengan pertemuan bulan Maret lalu, kini kita lanjutkan dengan penandatanganan MoU," kata Arief Rohman.

Arief mengatakan, kondisi yang sedang dialami Blora saat ini. Di antaranya masih tingginya angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi yang minus dampak pandemi Covid-19. Pihaknya ingin IAIN Pekalongan bisa ikut ambil bagian untuk penanganan hal tersebut.

Dari data BPS Blora, tahun 2020 terdapat 103.730 penduduk miskin. Sementara pada tahun 2019 tercatat ada 97.860 penduduk miskin. Artinya terdapat penduduk miskin baru sebanyak 5.880 jiwa akibat hantaman pandemi Covid-19.

"Peningkatan SDM menjadi salah satu kunci penanggulangan kemiskinan. Syukur kalau nanti IAIN Pekalongan bisa memberikan beasiswa kuliah untuk anak Blora, teknisnya siap kita diskusikan bersama. Termasuk kemungkinan membentuk Desa Binaan dan pelaksanaan KKN Tematik," kata Arief.

Halaman
12
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved