Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kenalkan Brama dan Endra, Pebisnis Ikan Koki Semarang Kelas Unggulan

Brama Philips (34) dan Endra Kimiel (34) dua pemuda warga Kota Semarang menekuni bisnis ikan mas koki.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo

Penulis : Iwan Arifianto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Brama Philips (34) dan Endra Kimiel (34) dua pemuda warga Kota Semarang menekuni bisnis ikan mas koki.

Mereka fokus menggarap ikan mas koki kelas premium atau unggulan.

Pangsa pasar mereka telah menyasar ke berbagai wilayah  di Indonesia.

Bahkan mereka kerap mendapat pesanan dari Negara Filipina dan Thailand.

"80 persen pasar kami berasal dari luar Kota Semarang," papar Brama saat ditemui Tribunjateng.com, Senin (31/5/2021).

Dia menyebut, prospek bisnis ikan mas koki saat ini memang sangat bagus.

Masa pandemi meningkatkan penjualan ikannya hingga mencapai 200 persen.

"Awal pandemi kemarin mampu menyentuh kenaikan penjualan hingga 200 persen," terangnya.

Kendati kini penjualan berangsur normal kembali, dia mengatakan, bisnis ikan mas koki tetap menjanjikan.

Pasalnya dibandingkan dengan bisnis ikan lain, harga mas koki lebih stagnan.

"Kalau ikan jenis lain saat booming harga memang meroket.

Sebaliknya saat sudah tak terkenal harga anjlok.

Ikan mas koki berbeda harga lebih stagnan sehingga sangat menjanjikan," terangnya.

Dia bersama Endra, sahabatnya mulai menekuni bisnis tersebut sejak dua tahun lalu.

Namun dia pribadi telah menggeluti ikan mas koki mulai tahun 2011.

Mulanya, kata dia,hanya hobi merawat ikan dan tak berpikir untuk berbisnis ikan mas koki.

Dia pun aktif mengikuti berbagai kontes ikan mas koki diberbagai daerah. 

Puluhan gelar juara berhasil dia sabet sehingga banyak temannya sesama penghobi ikan bertanya padanya soal seluk beluk ikan tersebut.

Selanjutnya mulai merambah bisnis ikan mas koki mulai tahun 2014.

"Mereka tanya-tanya terus saya rekomendasi sellernya.

Terus saya berpikir untuk mulai ikut menjual ikan ini," terangnya.

Hasilnya bersama Endar dia sudah memiliki dua tempat perawatan dan pembibitan berlokasi di Jalan Kuala Mas, Tanjung Mas dan Jalan Lusipara, Karangtempel. 

Total ada 8 kolam pembibitan dan perawatan. 

Mereka juga sedang membangun satu tempat lagi di wilayah Kota Semarang

Beragam ikan yang mereka jual terdiri dari jenis Ranchu, Oranda, Ryukin, dan Demekin. 

Jenis unggulan itu dipatok harga di kisaran Rp200 ribu sampai Rp5 juta. 

"Harga tergantung jenis ikannya. 

Paling bagus dan banyak peminatnya yakni Rancu. 

Tapi Kita unggul di Demekin yang banyak dicari orang Thailand," bebernya. 

Dia menuturkan, tak banyak penghobi ikan di Kota Semarang yang tahu adanya penjual ikan mas koki berkualitas. 

Tak heran pangsa pasarnya masih dominan berasal dari luar kota Semarang

"Kami ingin warga Semarang tahu di Kota Lunpia ada peternak ikan mas koki kelas premium yang bisa diakses lewat akun IG SanPaolong_Goldfish," terangnya. 

Dia juga ingin menepis pandangan masyarakat bahwa ikan mas koki gampang mati dan susah perawatannya. 

Dia membagikan tips kepada masyarakat yang ingin merawat ikan tersebut. 

Pertama, penghobi harus memperhatikan bibit ikan ketika membeli. 

Ketika membeli mas koki harus lincah,warna cerah, sirip rapi atau tak cacat. 

Terkait soal perawatan, gunakan filter air standar 30 persen hingga 50 persen kapasitas akuarium. 

Ganti air tiga hari sekali sejumlah 30 persen. 

Paling penting, lanjut dia, jangan memberi pakan ikan satu kali periode dalam jumlah banyak. 

Hal itu sangat dilarang dalam merawat ikan mas koki. 

Paling bagus ikan mas koki diberi pakan sering dengan jumlah sedikit. 

Jika filter bagus ikan bisa diberi pakan sebanyak 20 hingga 30 kali dalam sehari. 

Jenis pakan ikan mas koki bisa full pelet sehingga mudah dalam pemberian pakan. 

"Ikan mas koki bagus jika diberi pakan sedikit-sedikit tetapi sering," jelasnya. 

Menurutnya, ikan mas koki banyak dicari pembeli lantaran memiliki berbagai keunggulan dan nilai filosofi. 

Di antaranya ikan mas koki tak pernah saling menyakiti antar ikan lainnya atau dapat hidup berdampingan. 

Bentuk ikan gemuk bisa diartikan sebagai kemakmuran. 

Ikan sering makan menandakan sehat. 

"Tentu keunggulan fisik juga sangat menggoda dengan bentuk warna cerah bervariasi," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved