Breaking News:

Berita Kudus

Cetak Rekor, Angka Kematian Akibat Corona di Kudus Tembus 32 Orang Sehari‎

Keterbatasan tenaga membuat pemakaman jenazah tidak bisa dituntaskan dalam waktu satu hari

Penulis: raka f pujangga | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Raka F Pujangga
Pemulasaraan tenaga kesehatan RSUD dr Loekmono Hadi yang meninggal karena terpapar virus corona, Rabu (2/6/2021). 

"Sudah disucikan tapi belum bisa dimakamkan. Keluarga yang ditinggalkan juga tambah sedih karena jenazah tidak segera dimakamkan," ucapnya.

‎‎Dia menceritakan, banyak satgas di tingkat desa yang menyatakan kesiapannya dalam pemakaman jenazah Covid-19.

Namun kenyataannya banyak yang takut karena khawatir tertular sehingga pihaknya yang harus turun tangan.

"Kemarin juga pemakaman katanya sudah siap, tapi waktu kami ke sana ternyata belum apa-apa. Padahal pemakaman satu jenazah minimal butuh waktu satu jam," jelasnya.

Padahal, kata dia, setiap desa sudah mendapatkan pelatihan untuk pemulasaraan jenazah Covid-19.

Peserta yang sudah mendapatkan pelatihan tersebut, sudah sepatutnya membantu pemakaman di tengah lonjakan kasus kematian.

"Sejak H+3 Lebaran kasus kematian karena corona ini mengalami peningkatan‎," ujar dia. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved