Masan Ajak Tokoh Agama Terlibat ‎Edukasi Prokes Kepada Masyarakat

DPRD Kabupaten Kudus meminta tokoh masyarakat dan agama ikut terlibat dalam mengimbau masyarakat guna mematuhi protokol kesehatan.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Ketua DPRD Kudus, Masan menyampaikan, perlu kerjasama seluruh elemen masyarakat dalam mengimbau‎ protokol kesehatan, termasuk tokoh masyarakat dan agama. 

Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - DPRD Kabupaten Kudus meminta tokoh masyarakat dan agama ikut terlibat dalam mengimbau masyarakat guna mematuhi protokol kesehatan.

Ketua DPRD Kudus, Masan menyampaikan, perlu kerjasama seluruh elemen masyarakat dalam mengimbau‎ protokol kesehatan, termasuk tokoh masyarakat dan agama.

"Memang kalau ewoh itu urusan ibadah yang agak repot. Tapi mau tidak mau, suka atau tidak harus disampaikan dan dijalankan," kata dia, disela-sela Tribun Forum bertema 'Memutus Penularan Covid-19 di Kudus, Rabu (2/6/2021).

Masan mencontohkan, saat pelaksanaan salat Jumat berjamaah harus sesuai dengan protokol kesehatan.

Pasalnya padatnya jamaah salat Jumat yang dilaksanakan tanpa protokol kesehatan yang ketat dapat memicu penularan.

"Misalnya tiap salat Jumat penuh sudah menerapkan prokesnggak, karena nantinya bisa menciptakan klaster baru," jelas dia.

‎Selain itu, dalam pelaksanaan hajatan yang bisa menyebabkan kerumunan juga harus diingatkan penerapan protokol kesehatan.

‎Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) harus tegas untuk mengingatkan warga masyarakatnya.

"Makanya satgas Forkopimcam bisa saling bersinergi memutus mata rantai," jelasnya.

‎Kondisi Covid-19 saat ini diakuinya mengalami lonjakan pasca Hari Raya Idulfitri. Namun kondisi saat ini tidak perlu ditakutkan.

Dia mencontohkan, 350 tempat tidur (TT) yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus ‎masih mencukupi menampung pasien.

"Dari 350 bed yang disediakan. Sekarang baru dihuni sekitar 60 orang," ujar dia.

Pihaknya juga memberikan jaminan dukungan anggaran untuk ‎membantu menuntaskan penanganan corona.

Kendati demikian, pihaknya ‎menunjukkan kasus corona di Kudus mengalami penurunan lonjakan.

"Semoga saja kondisi ini terus menurun dan situasi dapat terus membaik.. Karena itulah kerja keras semua pihak," ujar Masan.

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved