Breaking News:

Berita Pendidikan

Teliti Suplemen Pakan untuk Tingkatkan Produktivitas Ternak, Dekan FPP Undip Raih Gelar Profesor

Ia telah dikukuhkan sebagai guru besar di Undip dalam sidang terbuka Senat Akademik Undip, Senin (2/6/2021)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: muslimah
TribunJateng.com/M Zaenal arifin
Rektor Undip, Prof Yos Johan Utama, mengukuhkan guru besar di lingkungan kampus Undip, Rabu (2/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetiyono, menandai pencapaian gelar akademik tertinggi dengan menyandang gelar profesor.

Ia telah dikukuhkan sebagai guru besar di Undip dalam sidang terbuka Senat Akademik Undip, Senin (2/6/2021).

Dalam pengukuhannya itu, sosok yang akrab disapa Bambang WHEP menyampaikan pidato ilmiahnya berjudul "Suplemen Pakan untuk Meningkatkan Produktivitas Ternak Ruminansia Sebagai Penyedia Daging".

Bambang memaparkan temuan yang sudah dipatenkan, bahkan sudah diproduksi secara massal oleh industri dan kalangan koperasi sebagai pokok pembahasannya.

Produk hasil inovasi teknologi berupa suplemen pakan yang dibuatnya ditujukan untuk meningkatkan utilitas nutrien protein tersebut telah tersertifikasi di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kemenkumham RI dengan merk Soyxyl dan Koropass yang diakui sebagai sumber protein bypass.

Selain itu, juga paten dengan merk GoPro sebagai sumber Rumen Degraded Protein, merk Blok Mineral Plus sebagai sumber mineral makro dan mikro, serta merk ST-VIT sebagai sumber multivitamin.

"Selain merk, metode proses pembuatan tepung suplemen protein bypass telah saya patenkan dengan nomer paten IDS000002960," kata Bambang.

Pria kelahiran Semarang 2 November 1963 itu mengatakan, suplemen pakan ternak ruminansia seperti sapi pedaging, sapi perah, kerbau, kambing, dan domba, di Indonesia masih relatif jarang diproduksi.

Produk impor yang harganya relatif mahal masih menjadi andalan. Padahal pakan ternak merupakan komponen penting dalam usaha peternakan.

Prihatin dengan kondisi tersebut, Bambang yang menekuni bidang keahlian teknologi pakan dan praktisi Feedlot (penggemukan), berupaya mengembangkan formula suplemen pakan ternak untuk ruminansia agar usaha ternak di Indonesia bisa lebih kompetitif.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved