Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Salatiga

Vaksinasi Massal, DKK Salatiga Targetkan Dua Ribu Orang Perhari

Menurut Zuraidah, pelayanan vaksinasi massal dilayani mulai pukul 08.00 sampai 16.00 dengan melibatkan sebanyak 48 tenaga kesehatan

Tayang:
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muslimah
TribunJateng.com/M Nafiul Haris
Tenaga medis saat menyuntikkan vaksin Covid-19 dalam kegiatan vaksinasi massal di Gedung Dinas Perkebunan Provinsi Jateng Jalan Hasanuddin, Kota Salatiga, Rabu (2/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dalam rangka percepatan vaksinasi virus Corona (Covid-19) Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga melaksanakan vaksinasi massal selama tiga hari mulai Rabu-Jumat atau 2-4 Juni 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga  Siti Zuraidah mengatakan vaksinasi menyasar sejumlah kelompok mulai tenaga pendidikan, perhotelan, dan organisasi perangkat daerah (OPD).

"Kita siapkan sebanyak 6.000 dosis vaksin. Kemudian kami targetkan dalam sehari sebanyak dua ribu orang terlayani selama vaksinasi massal ini," terangnya kepada Tribunjateng.com, di lokasi vaksinasi massal di Gedung Dinas Perkebunan Provinsi Jateng Jalan Hasanuddin, Kota Salatiga, Rabu (2/6/2021)

Menurut Zuraidah, pelayanan vaksinasi massal dilayani mulai pukul 08.00 sampai 16.00 dengan melibatkan sebanyak 48 tenaga kesehatan.

Ia menambahkan, adapun pelayanan vaksinasi khusus warga lanjut usia (lansia) telah tercapai sekira 62,8 persen dan terus dilakukan penyuntikan melalui perwakilan puskesmas di masing-masing kecamatan.

"Angkanya terus bergerak, untuk keseluruhan capaian vaksinasi di Kota Salatiga sampai sekarang sebanyak 39 ribu orang," katanya

Seorang peserta vaksinasi massal Rusmanto (39) warga Kelurahan Klaseman, Kecamatan Sidomukti mengaku senang karena mendapat kuota vaksinasi virus Corona.

Dia yang berprofesi sebagai guru kerapkali merasa khawatir apabila pembelajaran tatap muka (PTM) diberlakukan tetapi belum pernah sama sekali disuntin vaksin Covid-19.

"Rasanya lega ya, lebih tenang kebetulan saya ini guru. Kalau belum divaksin lalu harus kembali mengajar khawatir tertular dan menulari siswa. Meskipun tidak jaminan minimal ada upaya," ujarnya (ris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved