Breaking News:

Bupati Kudus Tambah Polisi Relawan Pengubur Jenazah Pasien Covid-19

Bupati Kudus Hartopo memastikan tidak akan terjadi lagi masalah antrean jenazah yang dimakamkan secara protokol Covid-19.

Tribun Jateng/ Muhammad Yunan
Bupati Kudus Hartopo. 

Penulis: Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus Hartopo memastikan tidak akan terjadi lagi masalah antrean jenazah yang dimakamkan secara protokol Covid-19.

Pasalnya terjadinya antrean tempo hari karena banyaknya angka kematian.

"Untuk pemulasaraan selesai. Pemulasaraan tidak ada masalah. Karena kemarin overcapacity karena sampai 32 (angka kematian).

Baru kemarin itu mungkin karena tidak pernah ditangani sebanyak itu," ujar Hartopo, Kamis (3/6/2021).

Hartopo menegaskan, ke depan tidak akan terjadi hal serupa.

Personel pemakaman yang selama ini ditangani oleh relawan yang tergabung dalam Cekathil Link di bawah naungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus pun akan dibantu oleh personel lain.

"Penambahan (relawan pemakaman) akan ditambah karena di Polres ada tim sampai 15 orang dan sudah dilatih" kata Hartopo.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengaku siap mengerahkan anggotanya untuk membantu pemakaman jenazah Covid-19.

Terhitung ada 15 personel Polres Kudus yang telah dilatih dalam pemakaman jenazah menggunakan protokol Covid-19.

Diketahui, lonjakan kasus Covid-19 terjadi di Kudus baru-baru ini.

Kemudian pemakaman jenazah yang harus menggunakan protokol Covid-19 terjadi sejak 18 Mei 2021.

(*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved