Breaking News:

Berita Regional

DH Pengusaha Properti Smart Kos Menipu Calon Pembeli Rp 11 Miliar, Pelaku Mengaku Ditipu Sosok Ini

Satgas Mafia Tanah Satreskrim Polrestabes Surabaya membongkar penipuan berkedok pengembang properti berupa smart kos.

Editor: galih permadi
DOK. POLRESTABES SURABAYA
Pengusaha properti ditangkap jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya usai menipu puluhan nasabah senilai Rp 11 miliar. 

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA – Satgas Mafia Tanah Satreskrim Polrestabes Surabaya membongkar penipuan berkedok pengembang properti berupa smart kos.

Dari kasus tersebut, polisi menangkap DH yang merupakan direktur PT ITG, pengembang properti smart kos tersebut.

Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Ambuka Yudha mengatakan, pengungkapan kasus penipuan itu berawal dari dari laporan para korban yang sudah berinvestasi pada perumahan yang berkonsep smart kos di Mulyosari Surabaya.

Pelaku berjanji kepada korban smart kos itu akan rampung pada 2020.

"Namun hingga sekarang, perumahan smart kos tersebut belum jadi.

Hanya banner dan beberapa tiang saja," kata Ambuka saat dikonfirmasi, Kamis (3/6/2021).

Adapun modus yang digunakan, lanjut Ambuka, pelaku mempromosikan penjualan perumahan tersebut melalui poster, brosur, media sosial, dan e-commerce.

Dengan keunggulan-keunggulan yang dijanjikan, para korban percaya dan menyerahkan investasi berupa uang kepada pelaku.

"Namun, setelah para korban mentransfer tanda jadi dan melakukan beberapa angsuran, bahkan ada yang sudah melunasi, pembangunan smart kos tidak dilakukan karena jual beli tanah yang akan digunakan belum sah milik PT ITG.

Total ada Rp 11 Miliyar dari 11 korban yang melapor," ujar Ambuka.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved