Breaking News:

Guru SMAN 4 Positif Corona Ngeyel Tak Mau Karantina, Wali Kota Pekalongan Jengkel: Borgol Saja!

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyayangkan, ada guru di SMAN 4 yang positif Covid-19 namun tidak mau melakukan isolasi mandiri.

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: Daniel Ari Purnomo

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyayangkan, ada guru di SMAN 4 yang positif Covid-19 namun tidak mau melakukan isolasi mandiri.

"Ada laporan mengenai guru di SMAN 4 yang sudah positif, tapi tidak mau isolasi mandiri dan masih melakukan aktivitas di luar rumah. Ini kami peringatkan keras."

"Bahkan, tadi pak kapolres menyampaikan kepada saya, kalau ada yang membandel diborgol saja biar tidak keluar rumah," kata Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan kepada Tribunjateng.com, Kamis (3/6/2021).

Pihaknya mengungkapkan, peristiwa ini sebagai pelajaran berarti bagi tim satgas Covid-19 Kota Pekalongan agar lebih tegas lagi.

Kemudian, saat disinggung apakah ada sanksi jika ada warga yang positif dan tetap membandel, Aaf menjelaskan sebenarnya di undang-undang sudah dijelaskan terkait hal tersebut.

Tapi kalau masih kondusif serta persuasif dan warga yang terpapar Covid-19 mengakui kesalahan dan tidak mengulangi lagi masih ditoleransi.

"Cuman, kalau mengulang dua kali kita sudah berkordinasi dengan kepolisian akan menindak tegas. Seperti, pak kapolres sampaikan kepada saya, kalau ada yang membandel diborgol saja biar tidak keluar rumah," ungkapnya.

Aaf menambahkan, saat ini ruang isolasi mandiri di gedung diklat dihuni 21 orang dengan kapasitas 24 orang.

Kemudian, untuk di RSUD Bendan ada 14 pasien yang dirawat dari 28 kamar.

"Di gedung diklat masih ada 3 ruangan yang tersisa dan ini menandakan bahwa ada peningkatan warga yang terpapar Covid-19," tambahnya. 

(*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved