Berita Regional

Nekat, Frengky Curi Ponsel Polisi di Musala Polres Kupang

Frengky ditangkap karena mencuri telepon seluler milik seorang anggota polisi Bripka Indra Dimu.

TechRadar
Ilustrasi ponsel 

TRIBUNJATENG.COM, KUPANG - Seorang pekerja bangunan bernama Frengky Banamtuan dibekuk aparat Kepolisian Resor Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Frengky ditangkap karena mencuri telepon seluler milik seorang anggota polisi Bripka Indra Dimu.

Hal itu disampaikan oleh Pejabat Humas Polres Kupang Aiptu Randy Hidayat.

Baca juga: Warga Beji Lor Banyumas Geruduk Balai Desa Protes Pengelolaan Air Bersih

Baca juga: Muncul Klaster Baru dari Acara Reuni para Lansia di Manahan Solo, Dinkes Gemes

Baca juga: Babak Baru Konflik Lucky Alamsyah dan Roy Suryo: Itu yang Nyetir Mobil Bukan Saya

Baca juga: Suami Bacok Istri di Hadapan Warga, Setiap Lelaki yang Menolong Ikut Diserang Disebut Perebut Istri

"Pelaku ditangkap kemarin sore pada pukul 15.00 WITA di lokasi proyek bendungan Manikin, Kecamatan Taebenu," ungkap Randy kepada Kompas.com, Kamis (3/6/2021) pagi.

Pencuri nekat masuk musala Polres Kupang

Aksi pencurian itu, lanjut Randy, bermula ketika ponsel milik Bripka Indra Dimu, hilang di Musala Polres Kupang, pada 19 April 2021 sekitar pukul 23.30 WITA.

Diduga, pencuri nekat memasuki kawasan Mapolres dan menggondol ponsel milik polisi tersebut.

Setelah hilang, Indra kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolres Kupang.

Tim Satuan Reskrim Polres Kupang, kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi.

"Teknis penyelidikan dilakukan secara ilmiah melalui ponsel korban yang dicuri," ujar Randy.

Dari hasil penyelidikan tersebut, lokasi ponsel milik korban dapat terlacak, sehingga aparat Polres Kupang segera berkoordinasi dengan tim dari Polda NTT. 

Polisi kemudian mengumpan pemegang ponsel milik korban dan terjadi kesepakatan jual beli.

Tim gabungan Polda NTT dan Polres Kupang, kemudian bergerak di Tuapukan dan mengamankan seseorang berinisial PVX, yang saat itu sedang memegang ponsel.

Setelah diperiksa, PVX mengaku ponsel itu diperoleh dari Frengky Banamtuan.

Polisi lalu bergerak cepat mencari Frengky dan menangkapnya di lokasi proyek Bendungan Manikin.

Setelah diperiksa, Frengky mengakui telah mencuri ponsel tersebut.

"Saat ini pelaku dan barang bukti ponsel telah diamankan di Mapolres untuk proses hukum lebih lanjut," ujar dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria Ini Nekat Curi Ponsel Milik Polisi di Dalam Mushala Polres"

Baca juga: Bupati Alor Amon Djobo Pertanyakan Pencabutan Dukungan, Padahal Video Viral Tidak Menyebut PDIP

Baca juga: Curhat Pemilik Kedai yang Viral karena Pasang Harga Sangat Mahal, Begini Kondisi Warungnya Kini

Baca juga: Nagita Slavina Ditunjuk Jadi Ikon PON XX Papua, Arie Kriting Protes

Baca juga: Cerita Pemotor di Purwodadi yang Kena Prank Lampu Lalu Lintas: Sudah Maju Eh Mundur Lagi

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved