Breaking News:

Berita Purbalingga

Terima DBHCHT Rp 300 Juta, Dinaker Purbalingga Bikin Program Pelatihan Pekerja Terkena PHK

Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Purbalingga menerima Rp 300 juta dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
ISTIMEWA
Pelatihan operasi komputer di BLK Dinnaker Purbalingga, April 2021 lalu. 

Penulis: Permata Putra Sejati 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Purbalingga menjadi salah satu OPD yang menerima Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Purbalingga, Edi Suryono mengatakan, dana bantuan senilai Rp 300 juta itu akan digunakan untuk pelatihan-pelatihan. 

"Tentunya untuk pelatihan-pelatihan yang terkait dengan pemulihan ekonomi nasional. Programnya seperti peningkatan kompetensi, sehingga para pekerja yang di PHK atau yang belum dapat kerjaan dapat meningkatkan ketrampilan," ujarnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (3/6/2021). 

Dengan adanya bantuan itu pula para pekerja yang di PHK mendapat prioritas ketika melamar pekerjaan. 

Para pekerja yang mendapat perhatian mendapat pelatihan ini utamanya karena bagi para pekerja di pabrik atau industri rokok di Purbalingga. 

"Kami sudah koordinasi dengan pihak perusahaan, ketrampilan seperti apa sih untuk meningkatkan kualitas pekerja dan SDM nya ataupun warga disekitar pabrik itu," jelasnya. 

Berdasarkan data yang diperoleh para pekerja yang di PHK di Purbalingga ada sebanyak 1.734 orang.

Baca juga: Guru di Banjarnegara Dapat Giliran Ikut Vaksinasi, Pembelajaran Tatap Muka Segera Digelar

Baca juga: Bocah Baru Lulus SMA Bikin Ulah Konvoi di Jalanan Solo: Sungkem Orangtua di Kantor Polisi

Baca juga: Setahun Konsumsi Sabu, Setelah Dipecat Dari Kerjaan DUL Beralih Jadi Kurir 

Baca juga: Adi Sastro Move On dari Glenca Chysara, Sudah Kenalkan Pacar Baru ke Arya Saloka

Sementara yang dirumahkan ada 900 orang. 

Namun saat ini beberapa perusahaan sudah mulai kembali melakukan rekrutmen, seperti PT Boyang yang membuka lowongan bagi 3.000 orang dan begitu pula dengan perusahaan lain. 

Edi mengatakan, dari sisi data harusnya semua pekerja yang di PHK harus masuk semua dan bekerja lagi. 

Pelatihan yang menjadi prioritas adalah terkait dengan BLK di Dinaker, seperti pelatihan otomotif, tata boga, las, tata busana, teknik design grafis, dan kecantikan. 

Harapannya dengan adanya dana ini nantinya para peserta latihan kompetensinya akan meningkat dan terserap di sektor industri serta mandiri menjadi wirausahawan. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved