Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

29 Ribu Calon Jemaah Haji asal Jateng 2 Kali Batal Berangkat, 397 Orang Ambil Duit Pelunasan

Sebanyak 29.916 orang calon jemaah haji asal Jawa Tengah kembali gagal berangkat ke tanah suci tahun ini karena pandemi Covid-19.

TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
ILUSTRASI: Calon haji. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Sebanyak 29.916 orang calon jemaah haji asal Jawa Tengah kembali gagal berangkat ke tanah suci tahun ini karena pandemi Covid-19.

Jemaah yang batal berangkat bisa mengambil kembali biaya perjalanan hajinya ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di kabupaten dan kota.

Kepala Kemenag Kantor Wilayah Jateng, Mustain Ahmad menuturkan terkait dana calon jemaah haji, yang mana ada setoran awal sebesar Rp 25 juta dan pelunasan Rp 11 juta sehingga total sebesar Rp 36 juta.

"Itu duit jemaah, mau diapakan terserah jemaah. Diambil semua boleh, tapi nomor porsi jadi hilang, nanti bisa daftar lagi dan antrenya bisa 29 tahun dari sekarang," kata Mustain ketika ditemui di kompleks Kantor Pemerintah Provinsi Jateng, Jumat (4/6/2021).

Selain itu, lanjutnya, juga ada opsi kedua yaitu mengambil sebagian dana yakni uang pelunasan. Jadi bisa tetep berangkat tahun depan, namun harus melakukan pelunasan lagi pada tahun depan.

Opsi terakhir yakni membiarkan dana setoran awal dan pelunasan tersebut untuk dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

"Atau biarlah di situ (dana) dikelola BPKH. Nanti nilai manfaatnya tetap diterima jemaah haji itu sendiri," jelasnya.

Mustain menuturkan, dari total calon jemaah yang seharusnya berangkat pada 2020 kemarin ada yang sudah diambil duit pelunasannya sebanyak 397 orang.

"Sebagian besar membiarkan dana haji dikelola BPKH," katanya.

Mustain menegaskan untuk penyelangaraan haji tidak diambil dari dana haji, melainkan dari APBN atau anggaran di Kementerian Agama.

Misalnya, untuk anggaran melatih petugas haji, seragam petugas, bayar honor petugas dan sebagainya.

"Semua keperluan penyelenggaraan haji bukan diambil dari dana haji tapi dari APBN. Dana haji itu 100 persen kembali untuk keperluan jemaah," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved