Breaking News:

Berita Sragen

Bejat, Warga Nglorog Sragen Tega Setubuhi Keponakannya hingga Hamil

Satreskrim Polres Sragen menangkap SP (40), tersangka pencabulan, warga Desa Nglorog, Kabupaten Sragen.

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: sujarwo
Youtube
Ilustrasi pencabulan 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen menangkap SP (40) warga Desa Nglorog, Kabupaten Sragen. SP menjadi tersangka setelah terbukti mencabuli ponakannya sendiri, R (16).

Ironisnya, aksi bejat tersangka sudah dilakukan sejak R masih duduk di bangku kelas VI SD. Aksinya itu bahkan dilakukan beberapa kali dan berbeda-beda tempat.

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sragen Iptu Ari Pujiantoro mengatakan kejadian itu dilakukan SP sejak Maret 2017 lalu.

Iptu Ari mengatakan awal mula aksi pencabulan anak dibawah umur itu dilakukan SP di rumah tersangka hingga di tengah sawah.

"Tersangka memang sudah lama ditinggal istrinya bekerja sebagai TKW sehingga melampiaskan kebutuhan biologisnya dengan menyetubuhi ponakannya," kata Iptu Ari, Jumat (4/6/2021).

Persetubuhan itu dilakukan sebanyak lima kali, dimana paling anyar dilakukan Desember 2020 lalu hingga korban dinyatakan hamil.

Kehamilan korban diketahui setelah korban mengeluh sakit perut kepada nenek korban. Sang nenek akhirnya membawa korban ke klinik dokter umum untuk diperiksakan, namun sakit perut tersebut tak kunjung sembuh.

"Kemudian sang nenek kembali membawa korban ke Bidan dan disarankan untuk melakukan tes kehamilan. Hasil test, ternyata korban sedang hamil," katanya.

Ketika ditanyai sang nenek, korban mengaku bahwa dirinya telah dihamili oleh tersangka SP.  Sang nenek akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sragen guna pengusutan lebih lanjut.

Dengan bukti yang cukup maka Unit IV/PPA Sat Reskrim Polres Sragen melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya dan di proses sesuai ketentuan.

"Tersangka diamankan dengan barang-bukti satu stel pakaian korban, satu stel pakaian tersangka, satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter dan satu buah kaca helm warna coklat milik korban," lanjut dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved