Breaking News:

Berita Semarang

Berupaya untuk Menjalankan Kembali Trem, Hendi Ajukan Proposal Hibah ke Belanda

Pemkot Semarang berupaya untuk melahirkan kembali trem. Moda transportasi yang terdiri dari 2 gerbong ini juga untuk mendukung wisata Ibukota Jateng.

ISTIMEWA
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi tersambung langsung dengan Duta Besar RI untuk Belanda, H.E Mayerfas, Jumat (4/6) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Upaya Pemerintah Kota Semarang untuk melahirkan kembali trem sebagai moda transportasi massal di ibu kota provinsi Jawa Tengah memasuki babak baru.

Setelah menimbang berbagai opsi, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi akhirnya melirik produk trem buatan Belanda untuk bisa menambah moda transportasi massal di wilayah Ibukota Jawa Tengah.

Untuk itu, Hendi, biasa akrab disapa Wali Kota Semarang tersebut pun mengajukan proposal permohonan hibah trem kepada Kerajaan Belanda.

Adapun pengajuan proposal dikirimkannya melalui Duta Besar Indonesia untuk Belanda.

Upaya tersebut dilakukan setelah Pemerintah Kota Semarang melakukan kajian reativasi trem, dan mendapatkan tawaran dari Pemerintah Kota Amsterdam, Belanda.

Baca juga: 29 Ribu Calon Jemaah Haji asal Jateng 2 Kali Batal Berangkat, 397 Orang Ambil Duit Pelunasan

Baca juga: Video Cerita Mistis Perawat Jenazah di RS Merasa Diikuti Lelembut

Baca juga: Bocil Kelas 6 SD Maling Motor di Barbershop Semarang: Biar Keren Pak

Baca juga: Anya Geraldine Buka Lowongan Jadi Partner Olahraga, Ini Syaratnya

Jumat (4/6), Hendi pun tersambung langsung dengan Duta Besar RI untuk Belanda,  HE Mayerfas untuk mengucapkan terima kasih karena telah difasilitasi dalam pengajuan proposal hibah tersebut.

"Saya berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Bapak Duta Besar Indonesia untuk Belanda demi menghidupkan kembali trem di Kota Semarang," tutur Wali Kota Semarang tersebut.

Pada kesempatan itu, Hendi menekankan, kembali aktifnya trem di Kota Semarang akan mendukung keberadaan Kota Lama sebagai salah satu wisata heritage.

Tak hanya itu, keberadaan trem sekaligus menjadi pilot project sistem transportasi umum berbasis jalan rel di Semarang.

"Maka saya berharap agar segala kajian dapat lekas diselesaikan sehingga dalam 2-3 tahun mendatang warga Kota Semarang dapat merasakan manfaatnya," imbuh Hendi.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved