Breaking News:

Berita Nasional

Jokowi Digugat Rp 2,6 Triliun Terkait Pengelolaan Blok Migas di Aceh

Presiden Joko Widodo (Jokowi) digugat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh dari Fraksi Partai Amanat Nasional Asrizal H Asnawi.

Editor: M Syofri Kurniawan
Istimewa
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) digugat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Asrizal H Asnawi.

Asrizal H Asnawi megajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap Jokowi dan sejumlah pihak terkait pengelolaan blok migas di Aceh lewat Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Asrizal, dalam petitum gugatannnya, meminta agar PT Pertamina (Persero) membayar uang sebesar Rp 2.667.913.290.000 sebagai hasil dari blok migas yang dikelola Pertamina kepada Pemerintah Provinsi Aceh.

Baca juga: VIDEO Gadis Dianiaya dan Dirudapaksa Aktor TikTok Viral, Pelaku Ditembak Kakinya karena Melawan

Baca juga: Video Cerita Penjaga Pintu Air Bendungan Pleret Simongan Semarang

Baca juga: Praktis dan Cepat, Polrestabes Semarang Gelar Vaksinasi untuk Umum secara Drive Thru di Simpanglima

Baca juga: Seorang Guru Positif Corona Berangkat ke Sekolah, 33 Tenaga Pendidik Lainnya di Pekalongan Tertular

"Memerintahkan tergugat III (Pertamina) membayar kepada Pemerintah Provinsi Aceh sejumlah Rp 2.667.913.290.000 kepada Pemerintah Aceh sebagai kompensasi akumulasi hasil dari Blok Migas yang dikelola oleh tergugat III di Provinsi Aceh sebagaimana posita," demikian bunyi petitum nomor tiga, dikutipd dari situs SIPP PN Jakarta Pusat, Jumat (4/6/2021).

Dalam gugatannya dengan nomor perkara 321/Pdt.G/2021/PN Jkt.Pst itu, Asrizal selaku tergugat menggugat empat pihak yakni Presiden Republik Indonesia (RI) cq Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selaku tergugat I.

Kemudian, Presiden RI cq Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi selaku tergugat II, PT Pertamina (Persero) selaku tergugat III, serta Presiden RI cq Menteri ESDM cq Kepala Badan Pengelola Minyak dan Gas Aceh (BPMA) selaku tergugat IV.

Selain soal pembayaran Rp 2,6 miliar di atas, dalam petitumnya Asrizal meminta agar blok migas dialihkan ke tergugat IV.

"Memerintahkan kepada tergugat I, II dan III untuk segera melakukan addendum kontrak kerja migasnya dengan mengalihkan blok migas Aceh kepada tergugat IV sesuai dengan perintah PP 23 tahun 2015," demikian bunyi gugatan poin kedua.

Selain itu, Asrizal meminta majelis hakim untuk memerintahkan tergugat IV segera membuat kontrak migas antara PT Pertamina dan tergugat IV sebagaimana perintah PP Nomor 23 Tahun 2015.

Sidang perdana perkara ini rencananya akan digelar pada Rabu (16/6/2021) mendatang. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Jokowi Digugat Kader PAN Rp 2,6 Triliun soal Pengelolaan Blok Migas"

Baca juga: Satu Desa Zona Merah Dijaga 7 Prajurit TNI

Baca juga: Rampas Motor Selingkuhan, AA Berikan Uang Hasil Penjualan ke Istri

Baca juga: Kata-kata Pedas yang Selalu Dilontarkan Aa Gym pada Teh Ninih, Muhammad Ghaza: Cukup Penderitaanmu

Baca juga: Jalan-Jalan Berakhir Pembunuhan di Rumah Kosong, Suami Sempat Cecar Istri soal Perselingkuhan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved