Breaking News:

Pembatalan Haji 2021, Belum Ada Upaya Pamungkas Presiden Jokowi untuk Berdiplomasi

Presiden Jokowi dinilai perlu melobi langsung Raja Salman bin Abdul Aziz, agar Arab Saudi memberikan kuota haji bagi jemaah Indonesia tahun ini

Editor: Vito
afp
ibadah haji 2020 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021 M. Di tengah pandemi covid-19 yang melanda dunia, pemerintah menilai kesehatan, dan keselamatan jiwa jemaah lebih utama dan harus dikedepankan.

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (HNW) prihatin dengan kembali akan tidak diberangkatkannya jemaah calon Haji Indonesia ke Tanah Suci.

Padahal pihak Saudi Arabia sampai sekarang belum mengumumkan keputusan resmi untuk tidak memberikan kuota haji bagi seluruh negara, termasuk Indonesia.

HNW menyayangkan, sebelum diumumkan oleh Menag soal pembatalan keberangkatan calon Haji dari Indonesia tahun 2021 itu, upaya pamungkas belum dilakukan, yaitu komunikasi dan diplomasi tingkat kepala negara.

Presiden Jokowi dinilai perlu melobi langsung Raja Salman bin Abdul Aziz, agar Arab Saudi memberikan kuota haji bagi jemaah Indonesia tahun ini dari antara jumlah calon jemaah yang sudah diumumkan oleh pihak otoritas di Saudi Arabia.

"Ini penting dan bisa dilakukan Presiden Jokowi untuk membuktikan keseriusan pemerintah membela hak calon haji yang juga Rakyat Indonesia. Hal itu juga perlu dan mungkin dilakukan, karena Presiden Jokowi memiliki kedekatan dengan Raja Salman," katanya, dalam keterangannya, Jumat (4/6).

Sementara, pihak Kerajaan Saudi Arabia yang telah mengumumkan akan membuka haji 2021, di antaranya untuk 45.000 calon haji dari luar Saudi Arabia.

Sampai hari ini, Kerajaan Arab Saudi belum pernah membuat keputusan untuk tidak memberikan kuota bagi calon haji dari Indonesia, maupun dari negara lain.

Otoritas Saudi juga belum mengundang negara manapun untuk membahas dan menyepakati teknis penyelenggaraan haji 2021.

"Kalau hanya dengan jumlah total 45.000 jemaah, tentunya akan lebih mudah dilaksanakan, dan tidak memerlukan persiapan yang panjang dan pembahasan yang rumit," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved