Breaking News:

Pembatalan Haji 2021, Belum Ada Upaya Pamungkas Presiden Jokowi untuk Berdiplomasi

Presiden Jokowi dinilai perlu melobi langsung Raja Salman bin Abdul Aziz, agar Arab Saudi memberikan kuota haji bagi jemaah Indonesia tahun ini

Editor: Vito
afp
ibadah haji 2020 

Sebelum pengumuman dari Kemenag pada Kamis, HNW berujar, peluang itu mestinya dimaksimalkan dengan keterlibatan Presiden Jokowi, mengigat pada tahun lalu tidak ada pemberangkatan calon jemaah haji dari Indonesia, karena alasan yang sama, yaitu keselamatan jemaah akibat pandemi covid-19.

Tetapi berbeda dengan haji 2020, menurut dia, pada tahun itu Arab Saudi memang menutup pintu haji bagi jemaah luar Saudi, termasuk dari Indonesia.

Pada 2021 Pemerintah Saudi, membuka haji bagi 60.000 calon haji, yakni 15.000 dari dalam negeri Saudi, dan 45.000 dari luar negeri Saudi.

“Kami sudah ingatkan sejak awal raker dengan Menag Yaqut Cholil Qoumas soal pentingnya lobi diplomasi kelas tinggi untuk buka peluang pemberangkatan calon haji dari Indonesia, agar Presiden Jokowi berkomunikasi langsung dengan Raja Salman, sebagaimana dilakukan PM Malasysia, Muhyidin. Apa pun hasilnya, umat bisa lebih mudah untuk diajak memahami,” paparnya.

Sebelumnya, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al-Thaqafi, melalui surat tertulis kepada Ketua DPR, Puan Maharani, memastikan otoritas yang berkompeten di Kerajaan Arab Saudi belum mengeluarkan instruksi apapun terkait dengan pelaksanaan haji 2021, baik untuk jemaah Indonesia maupun jemaah di dunia. 

Lewat surat itu, ia sekaligus  membantah tudingan kepada Arab Saudi yang tidak memberikan kuota haji 2021 kepada Indonesia.

Ia berharap agar setiap informasi yang berkaitan dengan haji bisa terlebih dahulu dikomunikasikan pada pihak kedutaaan atau otoritas resmi lain, guna mendapat informasi yang benar dan dapat dipercaya.  (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda Prasetia)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved