Breaking News:

WOW! Hendrar Prihadi Bakal Gotong Trem Belanda Masuk Kota Lama Semarang

Hendrar Prihadi akhirnya melirik produk trem buatan Belanda untuk bisa menambah moda transportasi massal.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Daniel Ari Purnomo
flickr
ILUSTRASI - Trem listrik di Amsterdam, Belanda. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Upaya Pemerintah Kota Semarang untuk melahirkan kembali trem sebagai moda transportasi massal di ibu kota provinsi Jawa Tengah memasuki babak baru.

Setelah sebelumnya menimbang berbagai opsi, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi akhirnya melirik produk trem buatan Belanda untuk bisa menambah moda transportasi massal di wilayah Ibu Kota Jawa Tengah.

Untuk itu, Hendi, biasa akrab disapa Wali Kota Semarang tersebut pun mengajukan proposal permohonan hibah trem kepada Kerajaan Belanda.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi tersambung langsung dengan Duta Besar RI untuk Belanda,  H.E Mayerfas, Jumat (4/6)
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi tersambung langsung dengan Duta Besar RI untuk Belanda, H.E Mayerfas, Jumat (4/6) (Istimewa)

Adapun pengajuan proposal dikirimkannya melalui Duta Besar Indonesia untuk Belanda.

Upaya tersebut dilakukan setelah sebelumnya Pemerintah Kota Semarang melakukan kajian reativasi trem, dan mendapatkan tawaran dari Pemerintah Kota Amsterdam, Belanda.

Jumat (4/6) Hendi pun tersambung langsung dengan Duta Besar RI untuk Belanda,  H.E Mayerfas  untuk mengucapkan terima kasih karena telah difasilitasi dalam pengajuan proposal hibah tersebut.

"Saya berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Bapak Duta Besar Indonesia untuk Belanda demi menghidupkan kembali trem di Kota Semarang," tutur Wali Kota Semarang tersebut.

Pada kesempatan itu, Hendi menekankan, kembali aktifnya trem di Kota Semarang akan mendukung keberadaan Kota Lama sebagai salah satu wisata heritage.

Tak hanya itu, keberadaan trem sekaligus menjadi pilot project sistem transportasi umum berbasis jalan rel di Semarang.

"Maka saya berharap agar segala kajian dapat lekas diselesaikan sehingga dalam 2-3 tahun mendatang warga Kota Semarang dapat merasakan manfaatnya," imbuh Hendi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved