Breaking News:

Berita Produk Halal

Alasan Kemenperin Dorong IKM Produk Halal Jadi Pemain Utama di Asia

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Gati Wibawaningsih

Editor: Catur waskito Edy
Kemenperin
Situs cek IMEI Kemenperin. 

“Kedua, penguatan sektor keuangan syariah. Ketiga, penguatan UMKM. Keempat adalah pemanfaatan dan penguatan ekonomi digital,” terangnya.

Menurut dia, potensi Indonesia sebagai pasar produk muslim perlu diimbangi dengan peningkatan kinerja ekspor Indonesia dan potensi produknya untuk masuk ke pasar negara-negara Organisasi Kerja sama Islam (OKI). Berdasarkan data OKI Economic Outlook 2020, di antara negara-negara anggota OKI, Indonesia menjadi eksportir terbesar kelima dengan proporsi 9,3 persen.

“Jika dibandingkan secara global, ekspor produk halal Indonesia saat ini baru berkisar 3,8 persen dari total pasar produk halal dunia,” imbuhnya.

Untuk meningkatkan kontribusi tersebut, Wapres mengungkapkan, perlu dilakukan berbagai upaya strategis, satu di antaranya melalui penyelenggaraan event berskala nasional dan internasional untuk mendorong promosi dan publikasi produk muslim Indonesia yang saat ini sudah mengalami kemajuan signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, sehingga akan semakin dikenal di mata dunia.

Adapun, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, pihaknya menginisiasi penyelenggaraan ii-Motion secara virtual pada 3-5 Juni 2021 dengan tujuan untuk membuka dan memperluas jangkauan pemasaran produk muslim Indonesia.

Selain itu, mendorong pertumbuhan IKM produk muslim, memperkuat citra Indonesia sebagai pemain penting dalam industri halal dunia, serta mendukung upaya Indonesia untuk menjadi produsen produk halal terbesar di dunia.

“Kesempatan pelaku IKM Indonesia untuk masuk pasar dunia sangat besar, sayang apabila kita tidak menggunakan potensi ini. Maka itu, kami fasilitasi dengan pameran ii-Motion agar produk Indonesia bisa menembus ekspor,” paparnya.

Pameran virtual ii-Motion 2021 dengan tema 'Indonesian Halal Industry Today' itu diikuti sebanyak 142 peserta yang berasal dari kelompok komoditas makanan dan minuman, fesyen, sepatu, tas, perhiasan, kosmetik serta peralatan rumah tangga. (Kompas.com/Elsa Catriana/Kontan/Noverius Laoli)

Baca juga: Alasan KPU Mengusulkan Jadwal Pemungutan Suara Pemilu 2024 Dipercepat dari Biasanya

Baca juga: KREATIF! Nuraini Membuat Pot Bunga Pakai Popok Bekas

Baca juga: Kenapa Polri Ogah Ikut Campur Urusan Ketua KPK Firli Bahuri? Ini Alasan Kabareskrim

Baca juga: Euro 2020: Penonton Dibatasi Hanya 25 Persen Kapasitas Stadion, Wajib Pakai Masker dan Jaga Jarak

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved