Breaking News:

Berita Semarang

Dapat Hibah dari Kerajaan Belanda, Kota Semarang Segera Miliki Transportasi Trem, Ini Rutenya

Upaya Pemerintah Kota Semarang untuk melahirkan kembali trem sebagai moda transportasi massal di ibu kota provinsi Jawa Tengah

flickr
ILUSTRASI - Trem listrik di Amsterdam, Belanda. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Upaya Pemerintah Kota Semarang untuk melahirkan kembali trem sebagai moda transportasi massal di ibu kota provinsi Jawa Tengah memasuki babak baru.

Setelah sebelumnya menimbang berbagai opsi, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, akhirnya melirik produk trem buatan Belanda untuk bisa menambah moda transportasi massal di wilayah ibu kota Jawa Tengah.

Untuk itu, Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, pun mengajukan proposal permohonan hibah trem ke Kerajaan Belanda.

Pengajuan proposal dikirimkan melalui Duta Besar Indonesia untuk Belanda.

Sebelumnya, Pemkot Semarang telah melakukan kajian reativasi trem dan mendapatkan tawaran dari Pemerintah Kota Amsterdam, Belanda.

Jumat (4/6) kemarin, Hendi pun tersambung langsung dengan Duta Besar RI untuk Belanda, Mayerfas, untuk mengucapkan terima kasih karena telah difasilitasi dalam pengajuan proposal hibah tersebut.

"Saya berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Bapak Duta Besar Indonesia untuk Belanda demi menghidupkan kembali trem di Kota Semarang," tutur Hendi.

Trem adalah kereta khusus untuk jaringan transportasi dalam kota. Biasanya trem hanya terdiri atas satu atau dua rangkaian gerbong saja. Trem merupakan moda transportasi yang menggunakan tenaga uap atau tenaga listrik.

Pada awal Abad Ke-20, sejumlah kota besar di Pulau Jawa memiliki trem, salah satunya adalah Kota Semarang. Operasional trem di Kota Semarang baru disetop pada 1940.

Dukung pariwisata

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved