Breaking News:

Fokus

Fokus : Nostalgia Trem

SEPERTI apakah wajah Kota Semarang saat 5 tahun atau 10 tahun ke depan? Bergulirnya waktu seringkali tak terasa begitu cepat.

Penulis: moh anhar | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/bram
Moh Anhar wartawan Tribun Jateng ok 

Oleh MOH ANHAR
WARTAWAN TRIBUN JATENG

SEPERTI apakah wajah Kota Semarang saat 5 tahun atau 10 tahun ke depan? Bergulirnya waktu seringkali tak terasa begitu cepat. Roda waktu yang terus berputar ini mengiringi perubahan itu.

Dan, seperti itulah yang memang seharusnya. Kota terus tumbuh sebagai penanda dinamika jalannya kehidupan.

Jumat (4/6), Wali Kota Semarang Hendrar Prihardi menyampaikan upayanya untuk mengembalikan moda transportasi trem di jalanan protokol ibukota Provinsi Jateng. Pemkot mengirimkan proposal bantuan hibah kepada Kerajaan Belanda.

Trem. Ya, jenis angkutan massal yang melintas di jalur rel ini pernah beroperasi pada masa kolonial Belanda. Bila kita berselancar di internet, coba saja googling "trem Kota Semarang", maka kita akan menyaksikan foto-foto lawas berwarna hitam-putih, serangkaian gerbong meliuk-liuk di kawasan alun-alun yang berlatar bangunan Masjid Agung Kauman, pertokoan sepanjang Bojong ataupun Lawangsewu dan Museum Mandala Bhakti.

Khayalan kita pun dibawa terbang ke masa silam, bagaimana trem yang saat itu masih dijalankan dengan menggunakan mesin uap membawa penumpang di rute yang penuh bangunan bernuansa Eropa.

Kendaraan trem ini memang mirip kereta api, yakni berbasis rel. Bedanya, trem yang akan dijalankan ini berupa set kendaraan dua gerbong.

Trem memang memiliki kapasitas angkut lebih kecil dan jarak angkut yang lebih dekat daripada kereta api. Bila ini benar terealisasi, alangkah uniknya. Karena trem merupakan jenis kendaraan yang langka dioperasionalkan di Indonesia.

Disebutkan, kembali aktifnya trem di Kota Semarang akan mendukung keberadaan Kota Lama sebagai salah satu wisata heritage. Tak hanya itu, keberadaan trem sekaligus menjadi pilot project sistem transportasi umum berbasis jalan rel di Semarang.

Hendi, sapaan Wali Kota, berharap agar segala kajian dapat lekas diselesaikan. Selanjutnya, 2-3 tahun mendatang warga Kota Semarang dapat merasakan manfaat trem ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved