Breaking News:

Berita Kudus

Ruang Isolasi Penuh, RS Mardi Rahayu Kudus Siapkan Tambahan Kapasitas 12 Tempat‎ Tidur

Rumah Sakit Mardi Rahayu (RSMR) Kudus akan menambah 12 tempat tidur (TT) untuk penanganan pasien Covid-19.

Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Seorang perawat tengah menangani pasien di atas mobil ambulans RS Mardi Rahayu Kudus yang memiliki tekanan negatif untuk mengani pasien Covid-19, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Rumah Sakit Mardi Rahayu (RSMR) Kudus akan menambah 12 tempat tidur (TT) untuk penanganan pasien Covid-19.

Hal itu menyusul penuhnya ruang isolasi pasien Covid-19 di Kudus yang jumlahnya mencapai 104 TT, pada hari Sabtu (5/6/2021) ini.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 RSMR Kudus, dr Yuliana Wara menyampaikan, jumlah tempat isolasi yang terisi saat ini 95 pasien.

Namun, sudah ada sembilan pasien di IGD yang akan menggunakannya dari laporan yang diterimanya sehingga kondisinya saat ini penuh.

"Sembilan tempat tidur yang kosong sudah dipesan sembilan pasien yang masih di IGD," ujar dia.

Guna peningkatan pelayanan pasien Covid-19, pihaknya berencana menambah sebanyak 12 tempat tidur yang sebelumnya dipakai untuk Ruangan Imanuel.

Ruangan Imanuel itu memiliki kapasitas 30 ‎tempat tidur, 18 di antaranya sudah diubah menjadi ruang isolasi khusus.

"12 tempat tidur masih dalam proses pembuatan ruang tekanan negatif. Paling cepat 10 Juni 2021 dibuka," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga m‎embutuhkan high flow nasal cannula (HFNC) atau alat terapi oksigen untuk menangani pasien Covid-19.

RSMR Kudus sudah mendapatkan pinjaman tujuh unit HFNC, tetapi masih kurang karena banyak pasien yang sedang membutuhkan.

"Yang paling dibutuhkan saat ini HFNC, sudah ada tambahan dari Dinas Kesehatan tapi harapannya masih ada bantuan HFNC lagi karena pasien yang butuh sedang banyak," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Nasiban mengatakan terdapat penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif yang baru sebanyak 193 kasus berasal dari dalam wilayah.

Penambahan kasus itu membuat jumlah kasus Covid-19 aktif sebanyak 1.478 kasus, terdiri dari 375 kasus dirawat dan 1.103 kasus isolasi mandiri.

"Penambahan kasus paling banyak di Kecamatan Jati sebanyak 45 kasus. Disusul Kecamatan Kota sebanyak 31 kasus," jelas dia. (raf)

Penulis: raka f pujangga
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved