Breaking News:

Berita Kudus

‎TNI-Polri Tracking Warga yang Isolasi Mandiri di Desa untuk Cegah Penyebaran Covid-19 di Kudus

Tim gabungan Polres Kudus bersama Kodim 0722/Kudus dan Satgas Covid-19 melakukan tra‎cking hingga ke tingkat desa.

Penulis: raka f pujangga | Editor: m nur huda
Polres Kudus
Sinergi TNI-Polri bersama tim 3T (tracing, test dan treatment) melaksanakan tracking terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah, Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Sabtu (5/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Tim gabungan Polres Kudus bersama Kodim 0722/Kudus dan Satgas Covid-19 melakukan tra‎cking hingga ke tingkat desa.

Kegiatan itu dilakukan sebagai upaya dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kudus.

Sinergi TNI-Polri bersama tim 3T (tracing, test dan treatment) melaksanakan tracking terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah, Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Sabtu (5/6/2021).

"Kegiatan ini mendukung PPKM mikro di desa guna mengantisipasi sedini mungkin penyebaran covid. Selaku pengemban Harkamtibmas di desa harus selalu aktif dalam segala hal terutama penanganan Covid-19 guna mendukung pemerintah dalam pencegahan meluasnya corona," kata Kapolsek Jati AKP Sutono.

Babinkamtibmas Desa Megawon, Bripka Subriyanto memberikan edukasi Prokes terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini sebagai upaya untuk memberikan edukasi protokol kesehatan terhadap warga agar selalu menjaga kesehatan diri dan selalu disiplin menerapkan 5M dalam aktifitas sehari- hari sehingga tidak menyebarkan ke keluarga lainnya.

"Harapannya kasus Covid-19 tidak menyebar luas kepada masyarakat. Dalam pelaksanaan di lapangan di bawah  pengawasan TNI-Polri dan team 3T," kata dia.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengimbau agar masyarakat harus menjaga diri dengan selalu menerapkan 5M. 

"Kami selalu mengingatkan warga masyarakat untuk menjalankan imbauan protokol kesehatan ini agar terhindar dari penularan virus Covid-19,"pungkasnya.

Pihaknya juga melakukan pembatasan akses masuk untuk desa-desa dalam zona merah guna mencegah penyebaran.

"‎Akses dibatasi khususnya untuk desa yang masuk dalam zona merah," ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus terdapat 42 desa yang masuk dalam zona merah.

Jumlah itu terdiri dari 4 desa di Kecamatan Undaan, 4 desa Kecamatan Kota Kudus, 7 desa di Kecamatan Mejobo, 5 desa di Kecamatan Jekulo, 7 desa di Kecamatan Jati, 5 desa di Kecamatan Kaliwungu, 4 desa di Kecamatan Bae, 3 desa di Kecamatan Dawe, 3 desa di Gebog.‎ (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved