Breaking News:

Berita Sragen

Bupati dan Kapolres Sragen Lakukan Swab Tes Random di Tempat Keramaian, Warga Malah Lari Ketakutan

Banyak warga takut untuk dilakukan swab test sehingga banyak yang langsung pergi meninggalkan tempat, begitu Tim Satgas Covid-19 sragen datang.

ISTIMEWA
Pelaksanaan swab test random di pusat keramaian di Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen dan Kuliner Kartini, Sabtu (5/6/2021) malam. 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mendatangi pusat keramaian untuk lakukan swab test random.

Swab random ini dilakukan di tiga tempat keramaian, yakni Night Market yang berada di Jalan Diponegoro, Kuliner Kartini di Jalan Veteran, dan Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen, Sabtu (5/6/2021) malam.

Sebanyak kurang lebih 50 orang dari petugas, pedagang hingga pengunjung melakukan swab test dengan hasil non reaktif Covid-19.

Kendati demikian Bupati Yuni berpesan agar masyarakat terus patuhi Prokes.

Dalam pelaksanaannya Yuni mengaku banyak masyarakat yang takut untuk dilakukan swab sehingga banyak yang langsung pergi meninggalkan tempat.

Baca juga: Kasmuri Teriak Minta Tolong ketika Melihat Temannya Tersengat Listrik, Warga Tak Berani Mendekat

Baca juga: Jawaban Nasywa Putri Desy Ratnasari Diminta Tinggal Bareng Ibunda Setelah Menikah

Baca juga: Menjajaki Pilkada 2024, DPD PKS Salatiga Silaturahim Kebangsaan dengan Kunjungi Partai Nasdem 

"Saya pesankan pada pengelola tempat di sana bahwa prokes harus di patuhi, baik pedagang maupun pembeli. Pedagang ketika melayani itu juga harus pakai sarung tangan dan pakai masker," katanya.

Dirinya juga mengingatkan kepada petugas ketua paguyuban agar menggunakan pengeras suara, dan situasi yang sudah ramai harus segera dibubarkan.

Yuni mengatakan, mengendalikan Covid-19 membutuhkan "seni" tersendiri: ekonomi harus tetap berjalan, namun Covid-19 harus tetap di tekan.

Sehingga pelaksanakan swab random ini adalah salah satu cara bagi pihaknya untuk bisa tetap menjalankan roda perekonomian dan masyarakat tetap mematuhi prokes.

"Kegiatan ekonomi, hajatan dan kegiatan kemasyarakatan silahkan patuhi protokol kesehatan. Bisa nggak di patuhi? kalau tidak ya kami bubarkan. Termasuk juga night market dan kuliner Kartini kalau tidak mematuhi Prokes saya tutup," tegasnya.

Yuni mengaku akan terus melakukan kegiatan swab test secara random ini berkala di akhir pekan. Mengingat pengunjung lebih banyak ketika di akhir pekan.

Baca juga: Tanam 300 Pohon Ganja di Pot, Ditresnarkoba Polda Jabar Gerebek Rumah Warga Brebes

Baca juga: Not Angka Ya Sudahlah Bondan Prakoso Fade2Black

Baca juga: Cara Tambah Kontak Teman Tanpa Nomor HP di Telegram

"Kegiatan ini akan kita lakukan secara berkala, karena kalau harian pengunjung tidak terlalu banyak kalau akhir pekan akan kita rutin lakukan sampai angka Covid-19 bisa terkendali," tandasnya. (*)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved