Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Ketahuan Satpol PP Tak Pakai Masker di Kabupaten Tegal, Ada Sanksi Push Up hingga Denda Rp 100 Ribu

Masih banyak ditemukan warga yang masih abai terhadap protokol kesehatan seperti tidak memakai masker dan menjaga jarak satu sama lain.

Penulis: Desta Leila Kartika

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Meski tren kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal sedang naik, namun masih banyak ditemukan warga yang masih abai terhadap protokol kesehatan seperti tidak memakai masker dan menjaga jarak satu sama lain.

Hal ini terpantau saat Tribunjateng.com mendatangi lokasi Car Free Day (CFD) di area Alun-alun Hanggawana Slawi Kabupaten Tegal, Minggu (6/6/2021) pagi.

Mereka yang melanggar prokes memiliki berbagai alasan, ada yang lupa tidak membawa masker, ada yang tertinggal, ada yang talinya putus (rusak), dan parahnya ada yang memang tidak memakai masker dari rumah.

Melihat masih ada yang tidak mengenakan masker, Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Suharinto, bersama Kepala Dishub Kabupaten Tegal, Uwes Qoroni, dan perwakilan dari DisdagkopUKM Kabupaten Tegal, memberikan efek jera berupa sanksi sosial push-up.

Tak lupa sekaligus memberikan sosialisasi mengenai kasus Covid-19 yang sedang meningkat di Kabupaten Tegal, dan rencana kenaikan sanksi denda dari Rp 10 ribu menjadi Rp 100 ribu mulai Senin (7/6/2021) besok.

Baca juga: Ini Video Alexandre Pato Beri Ucapan Selamat untuk Gading Marten dan Persikota Tangerang

Baca juga: Gummy Ceritakan Momen Pertama Bertemu Jo Jung Suk Suaminya

Baca juga: Prediksi dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Vietnam Kualifikasi Piala Dunia 2022

Baca juga: Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tutup Pelatihan Penanggulangan Bencana BPBD

Selain masih ditemukan pengunjung yang tidak mengenakan masker, beberapa pedagang juga ada yang tidak mengenakan masker.

Ada juga yang mengenakan masker tapi tidak sesuai, atau hanya diikatkan saja, tapi tidak dipakai untuk menutupi area mulut dan hidung.

"Secara umum sebetulnya banyak yang sudah mematuhi prokes mengenakan masker yaitu sekitar 95 persen. Tapi masih banyak juga yang bandel tidak memakai masker atau pakai tapi tidak sesuai. Sehingga memang perlu sanksi yang lebih tegas baik untuk pengunjung atau pedagang di area CFD Alun-alun Hanggawana Slawi ini," jelas Uwes.

Meski langkah menaikan nominal denda dirasa berat untuk sebagian masyarakat, namun Uwes menyebut ini sebagai upaya melindungi masyarakat dari paparan Covid-19. 

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved