Breaking News:

Berita Semarang

Kian Ramai di Kala Pandemi, Pebisnis Tanaman Hias di Semarang Bisa Raup Omzet Puluhan Juta

Tren tanaman hias akhir-akhir ini kian melambung, terlebih di saat pandemi Covid-19 menerpa.

Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Jumairi pebisnis tanaman hias di kawasan Kalisari Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tren tanaman hias akhir-akhir ini kian melambung. Terlebih di saat pandemi Covid-19 menerpa, banyak orang mencari tanaman hias untuk dijadikan alternatif penghilang stres karena menjadikan ruangan lebih segar dan asri.

Menjadi berkah tersendiri bagi pebisnis tanaman hias. Bagi yang telah lama menekuninya, peluang meraih omzet tinggi sudah ada di depan mata.

Hal itulah yang juga dialami Jumairi, pebisnis tanaman hias di Kalisari, Semarang.

Pebisnis tanaman yang sudah mulai usaha sejak tahun 1968 ini mampu meraup omzet hingga puluhan juta rupiah.

"Omzetnya beda-beda, ada yang sekali itu langsung puluhan juta," kata Jumari, kemarin.

Seperti tahunnya, Jumairi sendiri sudah bisnis tanaman sejak masih muda.

Awalnya, dia ikut dengan orang tuanya yang juga berjualan tanaman. Namun, lambat laun dia juga tertarik untuk menekuni bisnis tersebut.

Tak hanya berjualan tanaman, Jumari dikenal ahli tanaman hias dan taman di Kota Semarang.

Menurutnya, lebih dari lebih dari 100 taman di Kota Semarang pernah digarap dengan tangan kreatifnya. 

"Tidak terhitung jumlahnya. Saya juga pernah merakit di Wisma Perdamaian yang terletak di dekat Tugu Muda itu," beber pebisnis yang ahli tanaman hias untuk taman tersebut.

Halaman
12
Penulis: Idayatul Rohmah
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved