Breaking News:

Tren Kasus Covid di Demak Meningkat, Data RT Diperlukan

Ketua DPRD Demak Sri Fahrudin Bisri Slamet mewanti-wanti agar segenap warga waspada akan Covid-19.

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Simulasi penanganan pasien suspec virus corona. 

Penulis: Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Ketua DPRD Demak Sri Fahrudin Bisri Slamet mewanti-wanti agar segenap warga waspada akan Covid-19.

Pasalnya, selain berbatasan langsung dengan Kabupaten Kudus saat ini tren kasus positif di Demak juga mengalami peningkatan.

"Kalau melihat trennya di Kabupaten Demak ini trennya kan meningkat, artinya yang pertama membatasi interaksi antara Kudus dan Demak," ujar Slamet, Minggu (6/6/2021).

Selanjutnya, kata Slamet, PPKM mikro ini basis datanya ada di RT.

Sehingga data RT diperlukan untuk mengambil langkah bagaimana melakukan penanganan pandemi Covid-19.

"Kalau merah ya pastinya kita lockdown di tingkat RT. Kedua bagaimana maksimalkan untuk vaksinasi ini," katanya.

Persiapan selanjutnya yakni menyediakan tempat isolasi.

Ada rumah sakit dan BKPP yang akan dicadangkan untuk tempat isolasi.

"Bagaimana kita menyediakan ventilator oksigen ini harus kita antisipasi. Kalau keadaan darurat sehingga tidak terjadi rebutan," ujarnya.

Sebelum virus corona semakin menjadi-jadi di Demak, katanya, deteksi dini di wilayah RT harus dilakukan.

Kemudian untuk pencegahan penularan di tempat wisata juga harus digalakkan.

Baik  wisata religi maupun lainnya.

"Sehingga kebersamaan kita semua elemen ini kerja bareng artinya satu komando dari satgas kabupaten. Satgas kecamatan dan satgas desa ini koordinasi dengan baik," kata dia.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved