Breaking News:

Berita Jepara

Cegah Covid-19 Melonjak Seperti Kudus, Bupati Jepara Siapkan Sejumlah Tempat Isolasi Mandiri

Jepara menyiapkan tempat isolasi mandiri terpusat untuk pasien Covid-19, sesuai permintaan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Bupati Jepara Dian Kristiandi 

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Bupati Jepara Dian Kristiandi menyiapkan tempat isolasi mandiri terpusat untuk pasien Covid-19.

Tempat isolasi itu terletak di berbagai daerah di Jepara dengan kapasitas yang berbeda-beda

Menurutnya, persiapan tempat isolasi mandiri atas permintaan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat video confrence dengan kepala daerah se-Jawa Tengah, pada Senin, (7/6/2021).

”Kami siapkan tempat isolasi mandiri di BLK di Pecangaan. Itu kapasitasnya 36 tempat tidur. Lalu di Bumi Perkemahan di Pakis Haji ada 16 tempat tidur. Kemudian hotel dinas pariwisata di Donorojo ada empat tempat tidur. Lalu ada 16 kamar hotel di Bandengan. Kami sudah siapkan dari dulu tempat isolasi. Yang 16 tempat tidur itu kini digunakan tenaga kesehatan untuk isolasi karena memang ada yang terpapar,” kata Dian Kristiandi, kepada Tribunjateng.com.

Selain meminta menyiapkan tempat isolasi terpusat dan penambahan kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta, Ganjar juga meminta pemerintah daerah mengefektifkan Jogo Tonggo.

Baca juga: Fakta Baru 2 Bocil Semarang Pencuri Motor Milik Karyawan Babershop: Sudah 3 Kali Mencuri

Baca juga: Dua Bocil Semarang Pencuri Motor, Buat Keliling Sampai Kota Lama, Spion dan Pelat Nomor Dipreteli

Baca juga: Seumur Hidup Baru Sekali Diinfus, Ari Menangis karena Setelah Itu Ia Cacat Seumur Hidup, Malpraktik?

Baca juga: Kondisi Terkini Asrama Haji Donohudan Boyolali yang jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 dari Kudus 

Terkait hal ini, Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti dengan menggelar rapat dengan Camat se-Kabupaten Jepara.

Dia meminta para camat menyampaikan kepala para kepala desa terkait Jogo Tonggo. Dengan Jogo Tonggo ini, kata dia, bisa memantau penyebaran Covid-19 di desa.

”Satgas Jogo Tonggo saya minta melakukan pengecekan warga masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan. Juga melakukan pencatatan warga yang terpapar. Bagaimana penanganannya, apakah isolasi mandiri, atau isolasi yang disediakan desa, atau isolasi terpusat,” imbuhnya.

Sementara itu, data sebaran Covid-19 di Jepara sebagaimana yang dipublikasi di laman corona.jepara.go.id hingga Minggu, (6/7/2021) pukul 23.00 Wib, tercatat jumlah pasien positif sebanyak 1.168 orang, pasien sembuh 7. 323 orang, dan meninggal 518 orang.

Dengan data sebaran corona tersebut, Kabupaten Jepara berstatus zona oranye atau berisiko sedang. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved