Breaking News:

Gandeng AP3KnI Jateng, Upgris Gelar Sarasehan Pancasila

Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan dan Keolahragaan (FPIPSKR) Universitas PGRI Semarang (Upgris) menggelar sarasehan hari lahir Pancasila.

Istimewa
Rektor Upgris, Muhdi, menyampaikan sambutan dalam sarasehan Pancasila yang digelar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan dan Keolahragaan (FPIPSKR), kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan dan Keolahragaan (FPIPSKR) Universitas PGRI Semarang (Upgris) menggelar sarasehan hari lahir Pancasila.

Sarasehan Pancasila diselenggarakan secara daring itu juga dalam rangka Dies Natalis Ke-40 (Panca Windu) Upgris. Kegiatan ini terselenggara baik dengan menggandeng Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI) Jawa Tengah.

Dekan FPIPSKR, Agus Sutono menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan akademik FPIPSKR Upgris. Pada 2021 ini, sarasehan juga bertepatan peringatan hari lahir Pancasila.

"Yang mendasari kegiatan ini salah satunya, tanggung jawab dan kewajiban moral sebagai sivitas akademika di perguruan tinggi. Selain itu, memiliki tanggung jawab yang tinggi dan demi keberlangsungan NKRI dengan ideologi Pancasila sebagai rumah besar bangsa," kata Agus, dalam keterangannya, Senin (7/6/2021).

Agus sutono menyampaikan materi pancasila sebagai filsafat pendidikan nasional. Dikatakannya, sistem pendidikan yang dialami sekarang ini merupakan hasil perkembangan pendidikan yang tumbuh dalam sejarah pengalaman bangsa di masa lalu.

"Pendidikan tidak berdiri sendiri, tetapi selalu dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan politik, sosial, ekonomi, dan budaya," tuturnya.

Pendidikan, katanya, selain sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan, sosial budaya, juga merupakan sarana untuk mewariskan ideologi bangsa kepada generasi selanjutnya yang sekali lagi hanya dapat dilakukan melalui pendidikan.

"Suatu bangsa akan menjadi kuat dengan sistem pendidikannya yang kuat dan baik kualitasnya," imbuh Agus.

Kompetensi Kontekstual Pancasila, di antaranya sikap bertanggung jawab. Kedua, kemampuan memaknai peristiwa sejarah dan nilai-nilai budaya bagi persatuan Indonesia.

Ketiga, pengenalan atas perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni. Keempat, pengenalan atas perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved