Breaking News:

Berita Semarang

Kasus Covid-19 di Kota Semarang Meningkat, Dinkes Buat Pemetaan Ada 12 Klaster Baru

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam menyebutkan kenaikan mayoritas dari silaturahim, halalbihalal, dan tempat nongkrong yang ramai.

TribunJateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam 

Penulis: Eka Yulianti Fajlin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Kesehatan Kota Semarang menemukan 12 klaster baru seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Lunpia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Moh Abdul Hakam tidak menyampaikan secara detail apa saja 12 klaster tersebut.

Namun demikian, dia menyebutkan kenaikan mayoritas dari silaturahim, halalbihalal, tempat nongkrong yang sudah mulai ramai. 

"Selain dari silarurahim, halalbihalal, dan tempat nongkrong yang juga mulai ramai, kenaikan kasus juga dari daerah hinterland (kota-kota sekitar) kita, seperti Kudus dan sebagainya yang bekerja di Semarang. Jadi indeks kasusnya dari sana," papar Hakam, Senin (7/6/2021).

Dalam satu hari, Hakam menyebutkan, temuan kasus baru yang masuk ke Rumah Dinas Wali Kota mencapai 70 - 80 kasus.

Di sisi lain, tingkat kesembuhan juga tinggi.

Baca juga: Nyawa Petugas Tol Semarang Nyaris Melayang, Truk Cabai Mendadak Oleng di TKP Kecelakaan Ertiga

Baca juga: Fakta Baru 2 Bocil Semarang Pencuri Motor Milik Karyawan Babershop: Sudah 3 Kali Mencuri

Baca juga: Dua Bocil Semarang Pencuri Motor, Buat Keliling Sampai Kota Lama, Spion dan Pelat Nomor Dipreteli

Baca juga: Hasil Gak Main-main, Bisa Rebut Hadiah Rp100 Juta, Martinus Kevin Mantap Berkarir di Jalur Esport

Berdasarkan data pada laman siagacorona.semarangkota.go.id, Covid-19 aktif di Kota Semarang hingga Senin (7/6/2021) pukul 16.00 mencapai 906 kasus.

Rinciannya, 508 warga Semarang dan 398 lainnya warga luar kota.

Terjadinya peningkatan yang cukup tinggi, Pemerintah Kota Semarang menerapkan kebijakan pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) mulai Senin ini.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved