Breaking News:

Berita Regional

Soal Potensi Gempa M 8,7 dan Tsunami 29 Meter di Jatim, BMKG: Kapan Tidak Ada yang Tahu

Kabar tersebut muncul dari hasil kajian tim ahli Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan potensi terburuk bencana tsunam

Editor: m nur huda
Istimewa
Heboh SMS KominfoBMKG Berisi Peringatan Dini Tsunami 4 Juni 2021 

TRIBUNJATENG.COM - Beredar kabar adanya potensi gempa M 8,7 dan tsunami 29 meter di pantai selatan Jawa Timur.

Kabar tersebut muncul dari hasil kajian tim ahli Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan potensi terburuk bencana tsunami setinggi 26-29 meter di perairan selatan Jawa Timur.

Hasil kajian disampaikan dalam webinar Kajian Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami di Jawa Timur pada Jumat (28/5/2021).

Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun angkat bicara untuk meluruskan isu tersebut.

Kepala Bagian Humas BMKG Akhmad Taufan Maulana menegaskan, bahwa gempa bermagnitudo 8,7 dan tsunami setinggi 29 meter di Pantai Selatan Jawa Timur bukan prediksi melainkan potensi.

Ia menjelaskan, Indonesia adalah wilayah aktif dan rawan terjadi gempa.

Gempa bumi berpotensi terjadi kapan saja dengan berbagai kekuatan (magnitudo).

BMKG juga telah berulang kali menyampaikan, belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempa bumi dengan tepat dan akurat.

"Sampai saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempa bumi dengan tepat dan akurat kapan, di mana, dan berapa kekuatannya, sehingga BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi prediksi gempa bumi," kata Taufan kepada Kompas.com, Senin (7/6/2021).

Ia menambahkan, berdasarkan hasil kajian dan pemodelan para ahli yang disampaikan pada diskusi bertajuk "Kajian dan Mitigasi Gempabumi dan Tsunami di Jawa Timur", zona lempeng selatan Jawa memiliki potensi gempa dengan magnitudo maksimum 8,7.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved