Breaking News:

Berita Kudus

Atasi Covid-19 di Kudus, Brimob Kelapa Dua Terjunkan Detasemen Kimia, Biologi, Radioaktif

"Total positif sampai saat ini kisaran 15 an. Sisanya isolasi mandiri. Sisanya ada perawatan," kata dia

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
TribunJateng.com/Rifqi Gozali
Anggota Brimob Kelapa Dua saat melakukan penyemprotan di Desa Prambatan Kidul, Selasa (8/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sejumlah pasukan Brimob dari Kelapa Dua melalukan penyemprotan disinfektan di sejumlah desa di Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Selasa (8/6/2021). Penyemprotan ini menyasar desa-desa yang statusnya zona merah Covid-19.

"Kami pagi hari ini pendisfektanan secara masif di Kecamatan Kaliwungu setelah kami berkoordinasi dengan pihak aparat terkait untuk di desa di Kaliwungu ada tiga sasaran, satu di Desa Prambatan Kidul, terus satu lagi di Desa Sidorekso, satu lagi di Desa Garung Lor karena di desa itu untuk yang terpapar lumayan tinggi," ujar Komandan Detasemen Kimia, Biologi, Radioaktif Brimob Kelapa Dua, Kompol Octorolas Simbolon.

Ada ratusan personel Brimob baik dari Jakarta, Yogyakarta, maupun dari Jawa Tengah yang diterjunkan dalam upaya menangani Covid-19 di Kudus.

 Sementara yang dari Kelapa Dua ada 58 personel, dari Yogyakarta ada 50, sementara yang dari Jawa Tengah sekitar 150 personel.

"Personel kami dari Jakarta diperbantukan di sini untuk memback up aparat terkait dalam hal memutus mata rantai melakukan disinfeksi baik juga melakukan program desa PPKM mikro," tandas Octorolas.

Penyemprotan yang dilakukan pihaknya  merupakan kali ketiga. Setiap hari pihaknya mendapat tugas melakukan penyemprotan di satu kecamatan. Sebelumnya yakni di Kecamatan Undaan dan Jati.

"Sasaran kami agar lebih kena, di zona merah. Kami ada beberapa teknik, satu dengan perorangan yang bisa menjangkau baik gang-gang kecil. Kami laksanakan yang setiap zona merah itu radius 100 meter baik gang, baik di sekitaran kami disinfeksi yang mempunyai fasilitas mesin. Yang mobile bisa bergerak mengelilingi satu desa," kata dia.

Octorolas melanjutkan, dalam penyemprotan pihaknya menggunakan sebuah kendaraan khusus dari satuannya. Sementara petugas penyemprot dilengkapi dengan proteksi  dekontaminasi. 

"Di kami di Brimob memang ada armada untuk ancaman tumpahan bahan kimia yang berbahaya, kita merespons seperti itu," ujar dia.

Selain melakukan penyemprotan, ada juga anggota Polisi yang membantu aparat desa dalam melaksanakan program PPKM Mikro. Mulai dari sosialisasi pentingnya penerapan protokol kesehatan 5 M sampai treatment bagi yang menjalani isolasi mandiri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved