Breaking News:

Hendrar Prihadi Gunakan Islamic Center Jadi Ruang Karantina Pasien Covid-19 Kota Semarang

Pemerintah Kota Semarang akan membuka tempat isolasi baru bagi pasein Covid-19.

TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang akan membuka tempat isolasi baru bagi pasein Covid-19.

Hal itu menyusul semakin meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Semarang hingga menyebabkan tempat isolasi penuh. 

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, kondisi rumah dinas wali sebagai tempat isolasi saat ini sudah penuh.

Sedangkan, Bed Occupancy Ratio (BOR) atau keterisian isolasi di RSUD Wongsonegoro sudah mencapai 98 persen.

Tempat ICU di RSUD saat ini juga sudah penuh. Tinggal ada beberapa bangsal di tempat isolasi biasa.

Hendi, sapaannya, menyebutkan ada dua alternatif yang bisa jadi tempat isolasi yakni Islamic Centre atau transit asrama haji Manyaran dan gedung Diklat Pemerintah Kota Semarang. 

"Saya sudah minta kepala dinas untuk membuka karantina baru. Hari ini kita buka Islamic Centre untuk karantina dengan kapasitas 180 orang," papar Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Selasa (8/6/2021).

Kasus di Kota Semarang sendiri sudah tembus angka seribu.

Berdasarkan data pada laman siagacorona.semarangkota.go.id hingga Selasa pukul 16.00, Covid-19 aktif sebanyak 1.034 kasus.

Rinciannya, 581 merupakan warga Semarang dan sisanya 453 warga luar kota.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved