Breaking News:

Sragen Zona Merah, Bupati Rapat Tertutup 1 Jam, Semua Staf dan Dokter Kumpul

Pemkab Sragen langsung lakukan rapat koordinasi setelah Kabupaten Sragen masuk dalam zona merah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Pemkab Sragen langsung lakukan rapat koordinasi setelah Kabupaten Sragen masuk dalam zona merah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Rapat secara tertutup itu dipimpin langsung oleh Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati di aula Citrayasa Rumdin Bupati Sragen, Selasa (8/6/2021).

Turut hadir dua Direktur RSUD Sragen, Kepala Dinas Kesehatan beserta staff, sejumlah dokter.

Rapat tersebut berlangsung selama kurang lebih satu jam.

Ditemui usai rapat, Bupati Yuni menyampaikan dalam rapat tersebut dibahas mengenai faktor-faktor Sragen menjadi zona merah.

Ia menyebut setidaknya ada empat faktor yang membuat Sragen menjadi zona merah penyebaran Covid-19. Pertama yakni angka kesembuhan di Sragen masih jauh dibawah angka kesembuhan nasional.

Faktor kedua yakni angka kematian di Sragen mencapai 5,6 persen. Angka harian kasus Covid-19 di Sragen juga masih tinggi yakni rata-rata 50 kasus sehari.

Data per hari Selasa pukul 15.00 WIB total kasus Covid-19 di Sragen mencapai 7.878 dengan 6.999 orang dinyatakan sembuh. Pasien asimtomatis sebanyak 278 dan simptomatis 152 orang.

"Ada beberapa fakto Sragen menjadi zona merah, pertama angka kesembuhan masih jauh dibawah angka kesembuhan nasional. Kemudian angka kematian kita masih diangka 5,6 persen."

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved