Breaking News:

Penanganan Corona

Kabupaten Tegal Bangkit Lawan Covid-19, Denda Pelanggar Prokes Naik jadi Rp 100 Ribu

Gerakan Kabupaten Tegal Bangkit Melawan Covid-19 resmi dicanangkan melalui kegiatan apel yang diikuti seluruh unsur forkopimda

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Desta Leila Kartika
Foto berlangsungnya apel Gerakan Kabupaten Tegal Bangkit Melawan Covid-19 yang diikuti seluruh unsur forkopimda, berlokasi di halaman Pemkab Tegal, Rabu (9/6/2021). 

Masih di lokasi yang sama, Kapolres Tegal AKBP Muhammad Ikbal Simatupang menegaskan, operasi yustisi semakin digencarkan dan jika ditemukan kerumunan yang melanggar prokes pihaknya tak segan untuk langsung membubarkan.

"Kami akan tegas, jika ditemukan kerumunan dan melanggar prokes langsung dibubarkan," tegas AKBP Iqbal.

Sementara itu, Dandim 0712/Tegal Letkol Inf. Sutan Pandapotan Siregar menambahkan, langkah lain dari pemerintah untuk mengatasi Covid-19 yaitu dengan menyiapkan tempat isolasi terpusat berlokasi di RSUD Suradadi.

60 tempat tidur tambahan sudah disiapkan, termasuk di tiap Kecamatan sedang diusahakan tempat isolasi terpusat.

"Saya mengajak seluruh tokoh di Kabupaten Tegal untuk bisa menyuarakan, mengajak masyarakat bangkit melawan Covid-19, sekali lagi saya tegaskan, mari bangkit melawan Covid-19," pesannya.

Tambahan informasi, melalui Perbup terbaru kegiatan seperti hajatan tidak diperbolehkan atau ditiadakan sementara selama dua minggu.

Jika masih ditemukan warga yang menyelenggarakan hajatan, maka peran media sangat penting untuk menyampaikan informasi disamping pihak Pemkab melakukan sosialisasi terkait aturan terbaru.

"Intinya mulai Kamis (10/6/2021) besok sampai dua minggu kedepan mulai ditegakkan aturan terbaru. Baik sanksi denda Rp 100 ribu, penutupan sementara tempat wisata, larangan hajatan, dan lain-lain," pungkasnya. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved