Breaking News:

Pasal Penghinaan Presiden di RUU KUHP, Demi Kehormatan Bangsa

banyak hinaan atau fitnah yang dilontarkan kepada presiden di medsos, yang dapat dengan mudah diketahui di seluruh dunia.

Editor: Vito
ISTIMEWA
Presiden Jokowi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ade Irfan Pulungan mengatakan, pasal penghinaan presiden tersebut dibuat untuk melindungi presiden yang merupakan simbol negara.

"Presiden kan sebagai simbol negara itu kan harus kita hormati, harus kita lindungi," katanya, Selasa (8/6).

Saat ini, menurut dia, banyak hinaan atau fitnah yang dilontarkan kepada presiden di medsos. Hinaan atau fitnah kepada presiden di medsos itupun dapat dengan mudah diketahui di seluruh dunia.

"Bagaimana logikanya ada warga negara yang dengan sengaja melakukan perbuatan pidana menghina presidennya terus menerus. Kehormatan bangsa kita ini di mana letaknya? Warga negara lain kan nanti melihat, loh kenapa kok presidennya selalu begini?" ujarnya.

Irfan menyatakan, hukuman kepada penghina presiden ada di setiap negara, bahkan di Amerika Serikat sekalipun yang notabene merupakan negara yang menjadi kiblat demokrasi.

"Jangan lagi berdalih kepada sebuah kebebasan berdemokrasi, mengatasnamakan demokrasi yang katanya melakukan kritikan. Nggak ada itu, kan harus kita jaga (kehormatan bangsa-Red)," paparnya.

Keberadaan pasal penghinaan kepada Presiden dalam KUHP nantinya, Irfan berujar, untuk menjaga wibawa kehormatan presiden sebagai kepala negara. Pasal penghinaan kepada presiden berlaku untuk seluruh Presiden Indonesia ke depan, tidak hanya Jokowi.

"Saya ambil logika saja-lah, dalam satu komplek perumahan, kita hina orang tua kita, (maka) tetangga gimana melihatnya? kan mengejutkan. Kan begitu," tukasnya.

Adapun, draf RUU KUHP telah dibuka kepada publik. Dalam draf itu, diatur pasal-pasal terkait dengan penghinaan terhadap presiden dan wapres.

Berdasarkan draf RUU KUHP yang didapatkan Tribunnews, hal itu termaktub pada Bab II, yang mengatur Tindak Pidana terhadap Martabat Presiden dan Wakil Presiden.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved