Breaking News:

Berita Jepara

Perangi Covid-19, Bupati Jepara Dian Kristiandi Ajak Tokoh Agama Aktif Beri Edukasi Masyarakat

Bupati Jepara Dian Kristiandi menilai peran tokoh agama sangat efektif karena mereka termasuk yang sering berhadapan langsung dengan masyarakat.

TRIBUN JATENG/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Bupati Jepara Dian Kristiandi menempel stiker tentang sosialisasi pencegahan Covid-19 di kantor pelayanan di Kantor Kecamatan Tahunan, Rabu, (9/6/2021) 

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Sudah setahun lebih masyarakat hidup di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, Bupati Jepara Dian Kristiandi mengingatkan agar masyarakat tidak bosan menghadapi corona dengan cara menjaga kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan.

Dia mengatakan permasalahan pandemi global ini tidak bisa dihadapi secara sendirian.

Semua pihak harus terlibat aktif untuk meredam penyebaran Covid-19. 

Pihaknya juga telah menutup tempat wisata agar tidak terjadi kerumuan.

Karena di tempat kerumunan itu, Covid-19 mudah menular dan menyebar. 

Penutupan tempat wisata, kata dia, untuk mengerem lonjakan Covid-19 di Jepara. 

Baca juga: 78 Warga Karangsari Kendal Kena Corona, Gapura Masuk Disilang Bambu: Lockdown!

Baca juga: Video Puluhan Warga Semarang Tertipu Perumahan Bodong di Pedurungan

Baca juga: Video Kerumunan Antrean Vaksinasi Covid-19 di Gradhika Semarang Dibubarkan

Baca juga: Orang Mranggen Maling Motor CBR dan Beat di Semarang, Modusnya Cewek Cantik dan Martabak

"Kalau ini bisa terkendali nanti (tempat wisata dibuka lagi. Ini saatnya ngerem," kata Andi, sapaan Bupati, kepada sejumlah tokoh agama saat sosialisasi pencegaha Covid-19 di Kantor Kecamatan Tahunan, Rabu, (9/6/2021).

Andi mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Covid-19.

Menurutnya peran tokoh agama sangat efektif karena mereka termasuk yang sering berhadapan langsung dengan masyarakat. Maka dari itu, tokoh agama perlu digandeng untuk menangani pandemi Covid-19.

Selain itu, tokoh agama juga memiliki beberapa pengikut bisa sangaf efektif menyebarkan pemahaman terkait wabah corona.

"Kalau mereka punya tempat pengajian atau pesantren, mereka kan punya santri. Ini langsung disampaikan kepada mereka. Ini sangat efektif," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: moh anhar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved