Breaking News:

TKI Pati Meninggal Kecelakaan Kerja di Taiwan, Tubuh Terjepit Mesin Gerinda Kaca

Agus, buruh migran asal Dukuh Popoh, Desa Srikaton, Kecamatan Kayen, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di Douliu, Taiwan.

Istimewa
Almarhum Agus TKI asal Pati kerja di Taiwan. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Kabar duka datang dari pahlawan devisa asal Pati yang bekerja di Taiwan.

Agus, buruh migran asal Dukuh Popoh, Desa Srikaton, Kecamatan Kayen, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di Douliu, Taiwan, Selasa (8/6/2021) dini hari waktu setempat.

Kabar ini dibenarkan oleh Ketua Laskar Saridin Pati Taiwan (LSPT) Korwil Bawah, Rahmat Dika Setyawan.

"Betul kejadiannya kemarin dini hari. Tapi terkait kronologinya saya kurang tahu karena tempatnya jauh dari saya. Teman-teman TKI di Taiwan saat ini sedang melakukan penggalangan dana untuk almarhum," kata dia ketika dihubungi Tribunjateng.com via sambungan telepon.

Rahmat mengatakan, pihaknya belum bisa mendampingi langsung karena di tempatnya masih lockdown akibat pandemi Covid-19, sehingga mobilitasnya terbatas.

Rekan kerja korban, pemilik akun Facebook Luzino Fernandhez, mengatakan bahwa Agus baru dua tahun bekerja sebagai buruh migran di Taiwan.

Dia wafat setelah tubuhnya terjepit mesin gerinda kaca.

"Agus kerja shift malam. Dia kerja di bagian gesek kaca. Pukul 03:16 mesin rusak terus dia perbaiki sendiri. Sementara teman kerjanya orang Vietnam pergi ke toilet. Sekitar dua menit, temannya kembali dari toilet. Saat itu posisi Agus dadanya sebelah sudah kejepit mesin," ujar dia ketika dihubungi Tribunjateng.com via Facebook Messenger, Rabu (9/6/2021).

Dia menambahkan, meski waktu terjepitnya hanya sekira satu menit, namun nyawa Agus tak terselamatkan. Dia tewas di tempat.

Saat ini jenazah Agus masih berada di Rumah Sakit Douliu.

"Rencana besok Minggu jenazah dikirim ke kampung halamannya," tandas dia. 

(*)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved