Breaking News:

Penanganan Corona

76 Orang Terpapar Covid-19 di Desa Randusari Kabupaten Tegal, Ini Kata Gubernur Ganjar Pranowo

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan tinjauan ke Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal yang sedang melaksanakan karantina

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan tinjauan ke Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal yang sedang melaksanakan karantina wilayah karena 76 warganya terpapar Covid-19, Kamis (10/6/2021).

Adapun 76 orang yang terpapar Covid-19 merupakan warga RW 04, Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal

Saat melakukan tinjauan, Ganjar langsung menuju salah satu rumah warga yang dijadikan tempat untuk menyimpan sembako bantuan bagi warga yang sedang menjalankan isolasi mandiri. 

Tak lupa Ganjar juga berdialog membahas mengenai kesiapan Pemkab Tegal menangani kasus yang melonjak dengan Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie, Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang, serta Dandim 0712/Tegal Letkol Inf. Sutan Pandapotan Siregar.

Ganjar pun mengapresiasi kekompakan forkompinda, dan kesiapan Pemkab Tegal dalam menangani lonjakan kasus Covid-19 utamanya kesiapan tempat tidur bagi pasien Covid-19.

Meski keterisian tempat tidur belum 100 persen, namun Pemkab Tegal tetap mengantisipasi dengan menyiapkan ruang isolasi terpusat yang berlokasi di RSUD Suradadi.di

"Namun saya tetap ingatkan tidak bisa hanya menyiapkan dari sisi hilir saja tapi hulu nya di masyarakat perlu dipersiapkan. Maka edukasi, sosialisasi tentang prokes terus digencarkan, pokoknya harus cerewet, keliling menginformasikan," kata Ganjar, pada Tribunjateng.com.

Mengingat Kabupaten Tegal saat ini masuk zona merah penyebaran Covid-19, maka Ganjar menginstruksikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diperhatikan dengan sungguh-sungguh.

Bagi wilayah atau Desa yang zona penyebaran Covid-19 nya merah, maka dianjurkan tidak melaksanakan pembelajaran tatap muka.

"Wilayah yang masih zona merah, PTM nya lebih baik ditiadakan atau ditunda dulu pelaksanaannya. Saya mengapresiasi Satgas Jogo Tonggo di Desa Randusari, karena lengkap ada posko relawannya, suplai makanan bagus, bahkan warga Tegal yang sedang tidak ada disini pun ikut membantu mengirimkan bantuan baik logistik, uang, dan lain sebagainya," ungkap Ganjar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved